Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf. Foto: Antara.
Ia menegaskan, pemerintah terus memperbaiki data penerima bansos melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Kemensos atas arahan Presiden terus berkonsolidasi, baik di dalam maupun di luar, apalagi ada penerima bansos yang sampai 10-15 tahun. Maka dari itu kita terus melakukan ground check," kata Mensos Saifullah Yusuf.
Gus Ipul juga mengingatkan agar seluruh pemerintah daerah agar menggunakan DTSEN untuk mencegah penggunaan bansos untuk judi online.
Hal itu, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN yang bertujuan agar bansos lebih tepat sasaran.
"Para gubernur, bupati, wali kota, dan pemerintah daerah lainnya, jika akan memberikan bansos dan lain-lainnya, jangan menggunakan data lain selain DTSEN, karena ini sudah sesuai dengan Inpres. Kalau nanti bansos-bansos itu (penyalurannya) tidak sesuai, bisa ada masalah. Maka itu harus kita laksanakan, karena ini sudah sesuai Inpres," ujar Mensos.
Namun demikian, DTSEN belum sepenuhnya sempurna, ia juga menjelaskan, bahwa data yang ada didalamnya akan terus diperbarui setiap hari, sehingga dapat digunakan sebagai acuan penyaluran bansos yang lebih jelas dan tepat sasaran. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






