Buka MPLS Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Optimis Jadi Solusi Putus Rantai Kemiskinan

Buka MPLS Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Optimis Jadi Solusi Putus Rantai Kemiskinan Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo saat menyapa para siswa SRMP 28 Kota Pasuruan yang sedang menjalani MPLS.

Saat ini, Sekolah Rakyat Menengah Pertama 28 Kota Pasuruan telah menerima 50 siswa rombongan belajar di kelas 7. Semua siswa diasramakan penuh selama 24 jam.

Mas Adi mengungkapkan bahwa ke depan akan dibangun gedung baru yang memungkinkan jenjang pendidikan dari SD hingga SMA tersedia secara lengkap di bawah program Sekolah Rakyat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program ini.

"Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Dengan keterlibatan semua pihak, insyaAllah anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa memiliki masa depan yang lebih baik," ucapnya.

Adi berharap Sekolah Rakyat menjadi tonggak penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menjangkau anak-anak dari keluarga miskin.

"Kita ingin semua anak punya peluang yang sama untuk bermimpi dan meraih prestasi. Jangan ada lagi anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi," tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bappelitbangda, serta para orang tua siswa yang mendampingi putra-putrinya mengikuti kegiatan awal di sekolah tersebut. (par/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Buntut Video Joget Viral di Pasuruan, Oknum Kepala Sekolah Diberi Sanksi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO