Pegawai Dinsos Gresik, Alfi (kanan) saat menemui Santi (kiri) bersama 2 anaknya. Foto: Ist
Dari keterangan yang dihimpun, ia menyatakan hubungan Santi dengan anaknya ES kurang harmonis. Bahkan sampai memblokir nomor handphone anak pertamanya tersebut.
"Tapi pengakuan Bu Santi tetap komunikasi sama anak yang kedua,” tuturnya.
Diungkapkan pula olehnya, Santi sempat mengaku menderita semenjak kepergian suaminya sekitar 2 tahun lalu kepada pengurus RT.
Bahkan, sampai pernah bersama anak-anaknya 2 hari tidak makan sama sekali sehingga dia menjual perabotan di rumah, mulai dari galon, kulkas, AC, dan masih banyak lagi.
"Memang saya salah, tapi saya juga kerja di sana bantu-bantu warung kopi (warkop) di bayar Rp 50 ribu di Surabaya. Kalau saya di rumah makin parah pak,” urai Masbukin menirukan pengakuan Santi kepada pengurus RT yang disaksikan Alfi, salah satu pegawai Dinas Sosial (Dinsos) Gresik, Alfi.
Pada pertemuan ini, ia menyebut Santi juga berharap pekerjaan.
"Barangkali ada pekerjaan untuk saya,” pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




