Kades Kedungpriing Priono dan istri mengenakan pakaian kerajaan bersama keluarga dan perangkat desa menjadi peserta karnaval akbar. FOTO: ist.
Meski para peserta karnaval akbar melawati jalan raya penghubung Kecamatan Balonggang-Gresik namun peserta yang memakai satu lajur jalan berjalan tertib. Kendaraan pun tetap berjalan lancar.
Sementara itu, Kades Kedungpring Priono menyampaikan bahwa, karnaval akbar yang digelar Pemdes Kedungpring merupakan kegiatan tahunan setiap memperingati HUT Republik Indonesia pada bulan Agustus.
"Karnaval ini salah satu kegiatan rutin yang digelar Pemdes Kedungpring dalam menyemarakkan HUT RI setiap bulan Agustus," ujarnya.
Priono mengaku sangat bersyukur karena antusias warganya ikut meramaikan karnaval akbar ini luar biasa. Hal ini kata Priono menunjukkan Pemdes Kedungpring dan masyatakat sangat guyub dan rukun.
"Mewakili Pemdes Kedungpring saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat dan para orang tua dalam menyemarakkan HUT ke-80 RI tahun ini. Saya sangat mengapresiasi warga kami yang guyub rukun mengikuti karnaval akbar," tuturnya.
Ia menambahkan, karnaval akbar ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan keberagaman budaya nusantara yang ada di Indonesia kepada masyarakat sejak usia dini.
"Para peserta karnaval akbar banyak mengenakan pakaian adat nusantara dari berbagai daerah di Indonesia . Ini menunjukkan keberagaman seperti yang tercermin dalam Bhinnika Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu," pungkasnya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




