Pimpinan DPRD Gresik bersama ketua komisi saat memberikan keterangan perkembangan program MBG. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchamad Zaifudin, mengungkapkan bahwa program MBG atau Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan Presiden Prabowo sejak 6 Januari 2025 belum sepenuhnya dinikmati oleh seluruh siswa di Kota Pudak, khususnya jenjang PAUD, TK, SD/MI, dan SMP/MTs.
"Belum semua siswa yang masuk daftar penerima MBG hingga saat ini belum menikmati program tersebut," ujarnya, Kamis (21/8/2025).
BACA JUGA:
- Usai Viral Ketua DPRD Gresik Ajak Pendemo Berkelahi, Kini Muncul Tagar PrayForSyahrul di Medsos
- PKL Korban Gusuran Kali Avoor Bertahan 43 Hari di DPRD Gresik
- DPRD Gresik Raih Penghargaan JDIH Terbaik I se-Jawa Timur
- Lantik Pengurus Anak Cabang se-Pasuruan Raya, Sekretaris DPD PDIP Jatim Singgung soal MBG
Menurut Zaifudin, kendala utama terletak pada belum berdirinya dapur umum sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 18 kecamatan.
"Di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Menganti belum ada dapur umum yang sesuai standar BGN dan SPPG," katanya.
Ia menyatakan, satu dapur umum MBG idealnya mampu melayani hingga 3.000 siswa. Namun, banyak penyedia katering belum memenuhi standar pendirian dapur umum yang ditetapkan.
"Makanya saat ini DPRD Gresik mendorong pemerintah untuk terus mencari dan menggandeng pihak ketiga yang mampu dan memenuhi syarat," ucapnya.
Saat ditanya soal data sekolah dan jumlah siswa penerima MBG, Zaifudin mengaku belum menghafalnya.
"Soal sekolah mana saja yang sudah dapat MBG dan belum, dan berapa siswa di Gresik yang saat ini sudah menikmati MBG dan belum, saya tidak hafal datanya," akuinya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




