Program MBG di Gresik Belum Merata, Dewan Dorong Percepatan Dapur Umum

Program MBG di Gresik Belum Merata, Dewan Dorong Percepatan Dapur Umum Pimpinan DPRD Gresik bersama ketua komisi saat memberikan keterangan perkembangan program MBG. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi IV , Muchamad Zaifudin, mengungkapkan bahwa program atau Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan Presiden Prabowo sejak 6 Januari 2025 belum sepenuhnya dinikmati oleh seluruh siswa di Kota Pudak, khususnya jenjang PAUD, TK, SD/MI, dan SMP/MTs.

"Belum semua siswa yang masuk daftar penerima hingga saat ini belum menikmati program tersebut," ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Menurut Zaifudin, kendala utama terletak pada belum berdirinya dapur umum sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 18 kecamatan.

"Di sejumlah kecamatan seperti Kecamatan Menganti belum ada dapur umum yang sesuai standar BGN dan SPPG," katanya.

Ia menyatakan, satu dapur umum idealnya mampu melayani hingga 3.000 siswa. Namun, banyak penyedia katering belum memenuhi standar pendirian dapur umum yang ditetapkan.

"Makanya saat ini mendorong pemerintah untuk terus mencari dan menggandeng pihak ketiga yang mampu dan memenuhi syarat," ucapnya.

Saat ditanya soal data sekolah dan jumlah siswa penerima , Zaifudin mengaku belum menghafalnya.

"Soal sekolah mana saja yang sudah dapat dan belum, dan berapa siswa di Gresik yang saat ini sudah menikmati dan belum, saya tidak hafal datanya," akuinya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO