Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, saat konferensi pers di kediaman Ning Imah, salah seorang putrinya di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Rabu (27/8/2025). Tampak ia didampingi Syaikh Ahmad Muhammad Mabruk, Dr KH Muhammad Sujak dan Muhammad Ghofirin Foto: MMA/bangsaonline
Karena itu, tegas Kiai Asep lagi, Dedi Mulyadi sebagai gubernur Jawa Barat tidak cerdas. Bahkan tak paham tentang pendidikan.
“Dedi Mulyadi tidak cerdas dan tidak memihak untuk mencerdaskan bangsa,” tegas kiai miliarder tapi dermawan itu lagi.
Bukti lain bahwa Dedi Mulyadi tidak cerdas, menurut Kiai Asep, ia menghapus dana hibah untuk pesantren. “Saya tahu karena saya orang Jawa Barat,” tegas putra pahlawan nasional KH Abdul Chalim Leuwimunding Majelangka Jawa Barat tersebut.
Kiai Asep juga menyebut tentang penghapusan tunggakan pokok pajak kendaraan. Menurut Kiai Asep, Gubernur Khofifah tidak serta merta memutuskan sesuai kemauannya sendiri. Tapi harus bermusyawarah denggan para bupati dan wali kota se Jawa Timur.
“Karena aturan pajak itu sekarang tidak hanya kewenangan Provinsi Jawa Timur tapi juga ada hak dan kewenangan pemkab atau bupati dan wali kota seluruh Jawa Timur,” tegas Kiai Asep sembari menjelaskan tentang prosentasi untuk Pemprov dan Pemkab dan Pemkot.
“Jadi kalau Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah pakai referensi keilmuan. Bu Khofifah kalau pidato selalu mengutif kaidah Tasharruful imam ‘alarraiyah manuthun bil mashlahah. Bahwa seorang pemimpin harus berorientasi pada kemaslahatan rakyatnya ,” tegas Kiai Asep.
Begitu juga tentang pendidikan. Kebijakan Gubernur Khofifah sangat berbeda dengan Dedi Mulyadi yang disebut anti pesantren.
Menurut Kiai Asep, Gubernur Khofifah sangat mengapresiasi pesantren. Bahkan Gubernur Khofifah mendirikan OPOP (One Pesantren One Product). Karena Khofifah, tegas Kiai Asep, sangat paham tentang peran strategis pesantren, baik dalam sejarah perjuagnan kemerdekaan RI maupun dalam mencerdaskan bangsa Indonesia hingga saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




