Mohaman Ikhsan, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep.
SUMNENEP, BANGSAONLINE.com - Capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Sumenep belum mencapai 60 persen hingga September 2025. Padahal kurang 4 bulan lagi, sudah tutup tahun.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohamad Iksan mengatakan, minimnya pemasukan daerah yang bersumber dari sektor pariwisata dikarenakan kenaikan target PAD.
BACA JUGA:
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Pemkab Lakukan Sidak Pajak Restoran
- PAD Mojokerto Lampaui Target, Gus Barra: Berkat Kerja Sama Antarpihak
- Dana Transfer Dipangkas Pusat, Bupati Gresik Siapkan Langkah Agar Program Daerah Tetap Jalan
- PAD Capai Rp796 Miliar di Triwulan III, BPPKAD Gresik Optimis Tembus 95 Persen dari Target 2025
"Awalnya kita sudah mencapai 60 persen, karena tiba-tiba ada kenaikan target PAD wisata, jadi persentase capaiannya menurun lagi," kata dia.
Iksan menyampaikan, awalnya target PAD wisata di Sumenep ditetapkan sebesar Rp1.182.000.000.
Namun, setelah pembahasan perubahan anggaran keuangan (PAK), targetnya dinaikkan Rp100 juta menjadi Rp1.282.000.000.
Ikhsan mengaku, pihaknya tengah mengupayakan agar PAD dari sektor pariwisata mencapai target di tahun 2025.
"Kita akan terus berusaha maksimal untuk mencapai target tersebut meskipun naik," terangnya.
Dikatakan Ikhsan, salah satu langkah yang akan ditempuh pihaknya yakni dengan promosi digitalisasi. Tujuannya agar wisatawan tertarik untuk berwisata ke Kabupaten Sumenep.
"Saya khawatir 4 bulan ini kita masih keteteran, makanya kita harus kerja keras untuk mencapai target tersebut," pungkasnya. (aln/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




