Warga saat meringkus terduga pelaku curanmor di Kabupaten Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aksi pencurian sepeda motor di Kabupaten Pasuruan pada Rabu (17/9/2025) berakhir tragis pagi. Para terduga pelaku berinisial M, warga Plososari Grati, dan R, warga Lekok, gagal melancarkan aksinya setelah dipergoki warga di depan Koperasi CMD, Dusun Menangas Kulon, Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati.
Keduanya panik dan berusaha kabur, di mana M melarikan diri ke arah Desa Prodo, Kecamatan Winongan, sambil melempar bondet (bom ikan) ke arah warga dan polisi yang mengejarnya. Beruntung, ledakan tersebut tidak menimbulkan korban.
BACA JUGA:
- Aksi Jambret di Surabaya Digagalkan Warga, Pelaku Ditangkap
- Ruang Arsip Gedung Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terbakar, Apa Penyebabnya?
- Terungkap! Diduga Gelapkan Uang Pinjol Jadi Motif Penusukan Satpam di Graha DST Surabaya
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
Nasib berbeda dialami R. Saat melarikan diri ke area persawahan Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, bondet yang dibawanya justru meledak di tangan sendiri.
Akibatnya, ia mengalami luka parah dengan kondisi tangan hancur, dan langsung dievakuasi ke RSUD Grati menggunakan ambulans.
“Kejadiannya cepat. Warga melihat mereka hendak mengambil motor lalu diteriaki. Saat dikejar, salah satunya melempar bondet ke arah kami,” kata Faizal, warga sekitar.
“Kedua pelaku berhasil diamankan. Saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Grati dan RSUD Soedrasono Kota Pasuruan. Polisi masih mendalami kasus ini,” ucap Kapolsek Grati, Iptu Prasetyo.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan motif pencurian yang disertai penggunaan bahan peledak tersebut. (maf/par/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




