MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Rumi (21) lagi sial. Mahasiswi asal Desa Mojoruntut Kecamatan Krembung Sidoarjo yang nyambi jadi pemandu lagu (purel) itu terpaksa memilih berurusan dengan polisi.
Pasalnya, pelipis kanannya berdarah akibat hantaman botol minuman mineral dari teman nyanyinya.Hal itu dialami Rumi saat melayani menyanyi di rumah karaoke X2 Jl Pahlawan Kota Mojokerto, Minggu (25/10) sekitar pukul 15.30.
BACA JUGA:
- Polres Mojokerto Tangkap Residivis Pencurian Minimarket
- Viral Freestyle Motor di Mojokerto, Tiga Pemuda Dijemput Polisi dan Minta Maaf
- Komplotan Pencuri Truk Crane Dibekuk Polres Mojokerto Saat Hendak Kabur ke Kalimantan
- Ayah Tiri di Mojokerto Diringkus Polisi Usai Cabuli Anaknya Sejak SD hingga Kuliah
Menurut dia kepada petugas Polresta Mojokerto, Minggu malam, sore itu dirinya mendapat ajakan menyanyi di rumah karaoke milik Ratu Ngebor Inul Daratista itu. Saat dia masuk di room nomer 21, sudah menunggu beberapa laki-laki dan purel.
Baru saja dia menyanyikan sebuah lagu dangdut mendadak seorang dari mereka yang satu room itu mengusilinya dengan cara mematikan microfonenya. Spontan, dia kaget bercampur marah dan langsung ngumpat dengan kata kotor.
Hal ini membuat pelaku yang diumpat (dipisui) dengan kata kotor itu tersinggung. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengambil botol minuman mineralnya di meja dan dilemparkan ke muka purel naas ini. Lemparan itu menerpa pelipis kanan Rumi hingga berdarah. Rumi pun berteriak kesakitan. Saat itu juga Rumi lapor ke Mapolresta Mojokerto dirsertai dengan visum medis.
Kasubaghumas Polres Mojokerto Kota AKP Sriyono membenarkan adanya laporan purel naas itu. ''Laporan sudah kita proses, dan pelaku masih dalam lidik. Atas perbuatannya itu pelaku bisa dijerat dengan pasal 351 tentang tindak pidana penganiayaan,'' ungkap Sriyono di ruang kerjanya, Senin (26/10) siang. (gun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




