Wakil Pengasuh Ponpes Maftahul Uluum Jatinom, H. Ahmad Khubby Ali Rohmad, saat memberi sambutan dalam kegiatan yang digelar DLH Jatim.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur melanjutkan program Eco Pesantren dengan mengadakan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan lingkungan di Pondok Pesantren Maftahul Uluum Jatinom. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari verifikasi lapangan yang sebelumnya dilakukan dengan penilaian berbagai aspek utama.
Agenda tersebut menghadirkan Wakil Pengasuh Ponpes Maftahul Uluum Jatinom, H. Ahmad Khubby Ali Rohmad, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Ratna Dewi Nirwana Sari, serta Sri Rahayu, penggiat sampah dari Desa Krisik Gandusari Blitar, yang bertindak sebagai narasumber.
BACA JUGA:
- Tradisi Tarawih 10 Menit di Ponpes Mambaul Hikam Blitar Bertahan Sejak 1907
- Resmikan Masjid Nurul Hayat, Gubernur Khofifah Tekankan 2 Hal ini
- DLH Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Lingkungan Hidup Eco Pesantren 2025 di PP Wali Barokah
- DLH Jatim Tinjau Eco Pesantren Wali Barokah Kediri, Dorong Zero Waste dan Energi Terbarukan
Dari DLH Provinsi Jawa Timur, hadir Bariqul Haq (Analis Kebijakan Teknis) yang menegaskan pentingnya pendampingan melalui bimtek.
“Maka diharapkan ke depan pengelolaan lingkungan khususnya sampah menjadi terpola dan sistematis dan berdaya guna,” ujar Riki, sapaan akrabnya.

Ratna Dewi Nirwana Sari menambahkan bahwa gaya hidup ramah lingkungan harus menjadi kebiasaan sehari-hari, dengan praktik hemat energi, konservasi air, dan minimisasi limbah. Sementara itu, Sri Rahayu menekankan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.
“Apabila sampah ini dipilah, dikelola dengan manajemen yang teratur maka akan menjadi cuan dan itu bernilai ekonomis tinggi,” ungkapnya.

Wakil pengasuh pondok, H. Ahmad Khubby, juga menekankan pentingnya budaya hidup bersih sebagai bagian dari nilai keislaman.
“Santri itu belajar di pondok, dan dia akan menyebarkan nilai itu dalam masyarakat nanti. Saya berharap budaya eco green dan eco friendly ini menjadi tradisi yang akan menjadi ciri bagi kehidupan santri,” kata Gus Bobby, panggilan akrabnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran DLH Kabupaten Blitar yang diwakili oleh Hakim Catur (Kabid Peningkatan Kapasitas Lingkungan) bersama sejumlah staf.
Sebanyak 30 santri, terdiri dari pengurus pondok dan santri senior, mengikuti bimtek dengan penuh semangat dan berkomitmen menjadikan nilai-nilai Eco Pesantren sebagai gaya hidup baru demi keseimbangan alam. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




