Gubernur Khofifah saat menerima penghargaan.

Disebutkan olehnya, Kopi Perikanan menawarkan layanan perizinan nelayan dengan pendekatan jemput bola yang humanis.
“Kita yang proaktif, dan humanis, ini yang membuat nelayan merasa lebih nyaman, terlayani, dan terbantu,” tuturnya.
Khofifah menegaskan, budaya inovasi telah mengakar di Jawa Timur.
“Budaya inovasi sudah mengakar, saya harap budaya ini tidak akan pernah padam, karena ada semangat untuk memberikan layanan publik yang semakin hari semakin baik dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri menyatakan IGA 2025 menjadi momentum memperkuat inovasi daerah di tengah kebijakan pengurangan Dana Transfer Ke Daerah (TKD).
“Penilaian dan pengukuran Indeks Inovasi Daerah di IGA diharap tidak hanya sebagai pelaporan namun sebagai upaya kolektif untuk menginstitusionalkan inovasi daerah guna pendorong kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa,” tuturnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




