Ilustrasi.
Menjawab kebutuhan kreator mobile, Veo 3.1 kini mendukung output vertikal native dengan rasio 9:16 pada fitur Ingredients to Video.
Artinya, kreator dapat langsung menghasilkan video layar penuh untuk platform seperti YouTube Shorts tanpa harus memotong atau menurunkan kualitas visual.
Pendekatan mobile-first ini membuat Veo semakin relevan untuk konten video pendek yang mendominasi media sosial.
Google juga memperkenalkan teknologi upscaling terbaru yang memungkinkan video dihasilkan dalam resolusi 1080p dan 4K.
Opsi 1080p menawarkan tampilan yang lebih tajam dan bersih untuk proses editing, sementara 4K menghadirkan detail tekstur yang kaya dan kejernihan tinggi, cocok untuk kebutuhan produksi kelas profesional maupun tampilan layar besar.
Pembaruan Veo 3.1 mulai digulirkan ke berbagai layanan Google. Konsumen dan kreator kini dapat mencoba Ingredients to Video langsung di Gemini app, serta untuk pertama kalinya hadir di YouTube Shorts dan YouTube Create.
Sementara itu, untuk kebutuhan profesional dan enterprise, fitur Ingredients to Video versi terbaru beserta dukungan format vertikal native tersedia di Flow, Gemini API, Google Vids, dan Vertex AI, dengan opsi resolusi 1080p dan 4K.
Sejalan dengan komitmen transparansi, Google menanamkan watermark digital tak kasat mata SynthID pada video yang dihasilkan oleh alat AI-nya.
Sejak Desember lalu, fitur verifikasi di Gemini app juga diperluas untuk mendukung video.
Pengguna dapat mengunggah sebuah video dan menanyakan apakah konten tersebut dibuat menggunakan AI Google, sehingga membantu membangun ekosistem digital yang lebih transparan dan terpercaya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




