Warga Madiun ini Rasakan Manfaat Jadi Peserta JKN

Warga Madiun ini Rasakan Manfaat Jadi Peserta JKN Peserta JKN dari Kabupaten Madiun, Karuniawan (22).

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Seorang warga Kabupaten Madiun, Karuniawan (22), merasakan langsung manfaat program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional, saat istrinya harus menjalani perawatan akibat demam berdarah di Puskesmas Saradan.

Awalnya, sang istri mengalami demam tinggi dan nyeri badan yang dikira hanya demam biasa. Namun, setelah kondisi tak kunjung membaik, Karuniawan membawanya ke fasilitas kesehatan. Hasil pemeriksaan dokter memastikan istrinya terdiagnosis demam berdarah dan harus dirawat inap.

Kabar tersebut sempat membuat Karuniawan cemas, terutama soal biaya pengobatan. Namun, sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah (PBPU Pemda) Kabupaten Madiun, seluruh biaya perawatan ditanggung BPJS Kesehatan.

“Jujur saya sempat panik saat dokter mengatakan istri saya harus rawat inap. Tapi setelah diberi penjelasan oleh petugas puskesmas bahwa semua dijamin oleh Program JKN, rasanya lega dan tenang. Artinya saya dan keluarga bisa fokus pada kesembuhan istri saya, tidak bingung memikirkan biaya,” kata Karuniawan, Senin (26/1/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Madiun atas perlindungan kesehatan melalui Program JKN. Menurutnya, jaminan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran negara yang sangat dirasakan masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi kesehatan tak terduga.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Madiun, Wahyu Dyah Puspitasari, menyebut Kabupaten Madiun telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sejak 2024. 

Hingga 1 Januari 2026, kepesertaan JKN di Kabupaten Madiun mencapai 99,55 persen dari total penduduk 738.240 jiwa, dengan 734.909 jiwa telah terdaftar sebagai peserta.

“Capaian ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam memastikan masyarakatnya terlindungi Program JKN. Kami berharap seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah, aman, dan tanpa hambatan ketika membutuhkan,” paparnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah menjadi kunci agar manfaat JKN benar-benar dirasakan masyarakat. Dengan kepesertaan aktif, pelayanan kesehatan diharapkan berjalan optimal, berkesinambungan, dan mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sehat. (red)