Suasana naik turun penumpang di stasiun kereta api.
BANGSAONLINE.com - KAI melaporkan sebanyak 655.407 tiket Lebaran tahun ini telah terjual hingga Sabtu (7/2/2026) pukul 10.00 WIB. Penjualan dilakukan dengan sistem H-45 untuk memudahkan masyarakat menyusun rencana mudik dan menjaga kelancaran distribusi penumpang.
“Skema ini memberi fleksibilitas bagi pelanggan dalam menentukan waktu perjalanan sekaligus membantu distribusi arus mudik agar lebih merata,” kata VP Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Data sementara menunjukkan puncak pemesanan terjadi pada 19 dan 20 Maret 2026, masing-masing dengan 63.456 tiket reguler habis dipesan. Sementara itu, tiket di luar masa puncak mudik masih tersedia, termasuk untuk perjalanan pada 23 Maret 2026.
Stasiun Pasar Senen menjadi tujuan paling diminati dengan 38.710 pemesan, disusul Stasiun Yogyakarta dengan 27.241 calon penumpang.
KAI menegaskan setiap penumpang wajib menggunakan identitas resmi untuk satu tiket reguler. Teknologi identifikasi wajah diterapkan guna memastikan keaslian data pengguna saat naik kereta.
Perusahaan juga tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap lokomotif dan rangkaian gerbong demi kenyamanan perjalanan.
“KAI berkomitmen menghadirkan layanan mudik yang tertib, aman, dan nyaman. Dengan perencanaan sejak dini, perjalanan libur Lebaran 2026 bersama kereta api dapat dinikmati dengan lebih tenang,” ucap Executive Vice President Sekretaris Perusahaan KAI, Wisnu Pramudya.
Selain itu, KAI menyiapkan kuota khusus sebesar 10 persen dari total kursi untuk rombongan, yang diprioritaskan bagi program mudik gratis pemerintah maupun dukungan instansi swasta. (rom)








