Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat menutup gelaran Expo dan Expose SMK 2026.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pameran Expo dan Expose Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2026 yang digelar Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim resmi ditutup Gubernur Khofifah di Grand City Mal pada Sabtu (14/12/2026).
Dalam sambutannya, mantan Menteri Sosial itu menegaskan kualitas praktik industri di SMK tidak kalah dengan perguruan tinggi. Ia mengapresiasi capaian siswa, mulai dari pembenihan hingga inseminasi buatan yang dikelola secara mandiri.
BACA JUGA:
- SMKN 2 Tulungagung Klarifikasi Sengketa Informasi Publik
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
“Hari ini (Sabtu) sesungguhnya kita sedang membukakan pintu gerbang kemajuan masa depan bagi anak-anak SMK,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menyampaikan kegiatan yang berlangsung 12-14 Februari 2026 meningkatkan kompetensi siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Expo dan Expose berhasil menarik 14.739 pengunjung dengan rata-rata 5.000 orang per hari.
Sebanyak 44 booth menampilkan karya siswa dari 126 SMK se-Jawa Timur, ditambah 13 sub-kegiatan seperti workshop, seminar, job matching, dan short course.
“Kegiatan ini pertama kali digelar di Jatim bahkan di Indonesia. Terima kasih kepada seluruh siswa, guru, industri, dan panitia yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Aries.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




