Wali kota Kediri bersama Forkopimda dan Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional saat naik becak listrik. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Vinanda Prameswati menyerahkan bantuan 200 becak listrik kepada para pengayuh becak di Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmad, dalam sebuah kegiatan bertajuk “Becak On The Road”, Rabu sore (25/2/2026).
Bantuan ini diprioritaskan bagi pengayuh becak yang telah berusia minimal 55 tahun sebagai solusi untuk meringankan beban fisik sekaligus meningkatkan taraf hidup pekerja sektor informal di usia senja.
Momen mengharukan sempat terjadi saat salah satu penerima manfaat yang telah menginjak usia 93 tahun.
Bantuan becak listrik ini merupakan atensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang didistribusikan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Program ini bertujuan agar para pengayuh becak tetap produktif dengan dukungan sarana transportasi yang lebih modern dan bebas emisi.
Penyerahan becak listrik dikemas secara istimewa melalui rangkaian kegiatan yang melibatkan hiburan, kegiatan gratis, aktivitas budaya, kultum oleh Gus Kautsar dari Ponpes Al Falah, Ploso, Mojo, Kediri, hingga acara buka bersama.
Namun sebelum acara buka puasa bersama, terlebih dulu Wali Kota Kediri bersama Forkopimda Kota Kediri, mencoba naik becak listrik bersama, menyusuri beberapa ruas jalan di Kota Kediri, berangkat dari depan Balai Kota Kediri dan kembali lagi ke Balai Kota.
Dalam sambutannya, Vinanda menegaskan bahwa program becak listrik merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan.
“Becak listrik ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Prabowo untuk mendorong pemanfaatan transportasi yang ramah lingkungan. Saya titip pesan kepada Bapak sekalian untuk memanfaatkan serta merawat becak ini dengan sebaik-baiknya. Tidak boleh dijual,”ucapnya.
Vinanda berharap program ini tidak hanya mendukung sektor transportasi ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat ekosistem wisata dan pemberdayaan ekonomi para pengemudi becak.
Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menyiapkan program lanjutan guna memperkuat ekosistem tersebut, termasuk dukungan sistem secara menyeluruh.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk menunjang operasional becak listrik.
"Pemerintah Kota Kediri pun berharap dukungan dari PLN IP3 Kediri dalam penyediaan fasilitas pengisian daya agar operasional becak listrik dapat berjalan lancar,"Imbuhnya.
Program becak listrik ini, lanjut Vinanda, diharapkan menjadi langkah konkret kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam menghadirkan transportasi ramah lingkungan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dirinya menambahkan keberadaan armada becak listrik ini juga diproyeksikan untuk mendukung sektor pariwisata melalui program Kediri City Tourism.
Dengan sarana transportasi yang nyaman dan ramah lingkungan, wisatawan diharapkan semakin tertarik untuk berkeliling menikmati sudut-sudut Kota Kediri.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Legiran, mengaku bersyukur atas bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto ini. Sebelumnya, ia menggunakan becak manual untuk mencari nafkah.
“Alhamdulillah, bersyukur atas bantuan becak ini. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
Legiran menuturkan, sejak awal tahun 2000 pendapatannya mulai menurun seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan moda transportasi lain.
Ia berharap keberadaan becak listrik dapat membantu meningkatkan kembali penghasilannya.
Selain penyerahan becak, kegiatan ini dimeriahkan dengan pengundian hadiah umroh yang diberikan secara pribadi oleh Wali Kota Vinanda Prameswati bagi masyarakat prasejahtera yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 5. Vinanda memastikan hadiah tersebut bersumber dari kantong pribadinya, bukan dari anggaran daerah (APBD). (uji/van)














