Lagi, Kiai Asep Pimpin Ribuan Warga NU Doakan Kemenangan Iran

Lagi, Kiai Asep Pimpin Ribuan Warga NU Doakan Kemenangan Iran Ribuan warga NU saat mengikuti istighatsah menjelang maghrib di Masjid Kampus KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto, Selasa (10/3/2026). Foto: bangsaonline

"Karena itu kita harus peduli dan berkonstribusi dalam perang Iran melawan Israel dan Amerika," ujar kiai miliarder tapi dermawan itu.

"Minimal kita berdoa. Mendoakan Iran menang," ujar .

Menurut , semua bentuk kedzaliman, penjajahan dan intervensi ke negara lain yang sah dan berdaulat harus dienyahkan dari muka bumi. Karena tak sesuai dengan ajaran Islam dan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

juga menilai bahwa perang Iran dengan Amerika dan Israel akan sangat berimbas negatif terhadap perekonomian Indonesia.

"Sekarang selat Hormuz ditutup. Kalau penutupan itu berlanjut akan membuat harga minyak terus naik," ujar .

Konsekuensinya, menurut , pemerintah Indonesia akan mengalami dilema besar. Terutama dalam keberlangsungan program, termasuk pemberian subsidi kepada masyarakat.

Menurut , pada satu sisi pemerintah Indonesia harus tetap memberikan subsidi kepada masyarakat. Tapi pada sisi lain pemerintah juga tak punya dana atau uang.

Menurut , jika kondisi keuangan tidak memadai mau tak mau subsidi itu akan dihentikan. Dan jika subsidi terhadap rakyat dihentikan niscaya akan menimbulkan kerawanan sosial.

"Karena itu kita berdoa semoga perang segera berhenti," harap yang diamini ribuan .

Menurut , perang akan behenti ika biangkerok perang itu diadzab oleh Allah SWT. Yaitu Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.

"Karena dua orang inilah yang melalukan penyerangan terlebih dulu kepada Iran, yang menyebabkan Ali Khamenei terbunuh. Ali Khamenei adalah pemimpin tertinggi Iran, yang merupakan ulama besar," ujar .

Menurut , dalam kondisi seperti sekarang kita jangan berpikir dikotomi Sunni-Syiah.

"Kita harus bersatu melawan kedzaliman dan penjajahan," ujar .

mengaku sudah mencermati cara shalat Ali Khamenei.

"Shalatnya sama dengan kita. Waktu rukuk Ali Khameinei baca Subbhana rabbiyal 'adzimi wabihamdihi. Saat sujud baca Subhana rabbiyal a'la wabihamdihi," tutur .

Seperti diberitakan BANGSAONLINE, tiap bulan suci Ramadan selalu mengundang ribuan orang - tremasuk para tim relawan Bupati Mojokerto Gus Bara - ke Masjid Kampus UAC dari 18 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Undangan itu digilir per kecamatan satu per satu. Tiap satu kecamatan diundang 750 orang tapi kadang yang datang sampai 1.400 orang.

Saat itulah menyerahkam sedekah dan zakat berupa beras dan uang tunai Rp 100 ribu per orang kepada ribuan masyarakat Mojokerto hingga akhir bulan Ramadan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':