KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata Mikutopia di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, menjadi sorotan karena telah beroperasi secara komersial meski perizinannya belum rampung.
Objek wisata yang berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) itu diduga tetap dibuka untuk memanfaatkan momentum libur Lebaran guna menarik lonjakan kunjungan wisatawan.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Siap Taati Aturan, Pengacara Mikutopia Sebut Amdal Masih dalam Proses
Menanggapi hal tersebut, Pengacara Mikutopia, Bagas Dwi Wicaksono, memberikan klarifikasi terkait operasional wisata tersebut.
Ia menjelaskan bahwa proyek Mikutopia merupakan hasil kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tulungrejo yang telah dirintis sejak dua tahun terakhir.
"Awalnya ini usaha kecil bersama Bumdes yang berbasis risiko. Namun, melihat antusiasme pengunjung yang makin ramai dari hari ke hari, maka dilakukan pelebaran lebih lanjut," ujar Bagas.
Ia menyebut, pengembangan yang dilakukan meliputi perluasan area usaha hingga pembangunan akses jalan dan fasilitas penunjang, termasuk jembatan.
Menurutnya, operasional Mikutopia tetap berjalan karena pihak pengelola terus berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk dalam hal kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




