Petugas gabungan saat melakukan evakuasi korban daro dalam sumur
Karena diduga terdapat gas beracun di dalam sumur, proses evakuasi melibatkan tim SAR dengan penggunaan peralatan khusus.
Petugas terlebih dahulu melakukan penanganan terhadap kondisi udara di dalam sumur sebelum mengevakuasi jenazah korban.
Koordinator tim SAR, Broto Sanjoyo, mengatakan proses evakuasi berjalan cukup sulit akibat kondisi berbahaya di dalam sumur.
“Evakuasi membutuhkan waktu sekitar dua jam karena adanya gas beracun, sehingga petugas harus menggunakan peralatan khusus,” jelasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum luar oleh pihak kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan sementara, korban terpeleset dan jatuh ke dalam sumur saat beraktivitas di area persawahan. Selain itu, korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit menahun. (nal/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




