Bupati Fandi Akhmad Yani bersama para pengurus IKA Unair Cabang Gresik usai membuka Muscab. foto: ist.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Kepala Bagian Hukum Setdakab Gresik Mohammad Rum Pramudya terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Gresik masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II yang digelar di Ruang Putri Mijil, Pendopo Gresik, Sabtu (18/4/2026).
Ia menggantikan Lestari Sudaryanti yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua IKA Unair Cabang Gresik periode 2021-2025, sekaligus menandai babak baru kepemimpinan organisasi alumni tersebut di tingkat daerah.
Pramudta, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat jejaring alumni sebagai fondasi utama dalam menjalankan program organisasi, dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
"Membangun jejaring alumni membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak. Kami optimistis, dengan kebersamaan, visi dan misi organisasi dapat diwujudkan secara optimal," kata Pramudta.
Melalui Muscab II ini, IKA Unair Cabang Gresik diharapkan semakin solid dan mampu berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan serta berbasis potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Gresik.
Sebelumnya, kegiatan Muscab dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menegaskan besarnya potensi alumni Universitas Airlangga dalam mendukung pembangunan daerah di berbagai sektor.
Menurutnya, ribuan alumni Unair yang tersebar di berbagai bidang merupakan sumber daya manusia unggul yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Gresik.
"Apabila seluruh alumni dapat bersatu dan bergerak bersama, kontribusi yang dihasilkan tidak hanya pada sektor infrastruktur, tetapi juga mencakup penguatan ekonomi serta pembangunan sosial dan budaya," ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap Muscab ini mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus menjadi wadah kolaborasi lintas profesi dan keilmuan.
"Saya mengajak IKA Unair untuk terus bergerak progresif dan terstruktur dalam membangun program kolaboratif berbasis data dan riset yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini memerlukan kontribusi nyata, jejaring yang kuat, serta semangat kebersamaan para alumni," tandasnya. (hud/van)





