BPJS Kesehatan Permudah Cek Status JKN via Mobile dan WhatsApp

BPJS Kesehatan Permudah Cek Status JKN via Mobile dan WhatsApp Ilustrasi. Foto: Ist

TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - BPJS Kesehatan terus menghadirkan kemudahan akses layanan bagi peserta program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional. Salah satunya adalah layanan pengecekan status kepesertaan yang kini dapat dilakukan secara mandiri melalui gawai tanpa harus datang ke kantor.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati, menyampaikan inovasi layanan digital ini bertujuan meningkatkan kesadaran peserta menjaga keaktifan kepesertaan. 

“Kemudahan cek status keaktifan peserta ini bertujuan agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga status kepesertaan tetap aktif. Peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan, cukup memanfaatkan layanan non tatap muka yang sudah tersedia,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Dijelaskan pula bahwa terdapat 2 kanal utama yang dapat digunakan peserta, yakni aplikasi Mobile JKN dan layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165. 

“Melalui Mobile JKN, peserta cukup masuk ke aplikasi lalu memilih menu info peserta. Sedangkan melalui PANDAWA, peserta bisa menghubungi nomor tersebut. Tidak hanya untuk cek status, kedua kanal ini juga menyediakan berbagai layanan administrasi lainnya,” paparnya.

Ia menambahkan, khusus peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), pengecekan status perlu dilakukan lebih rutin karena data kepesertaan bersifat dinamis sesuai verifikasi pemerintah. 

“Peserta PBI diharapkan proaktif mengecek status kepesertaannya secara mandiri. Selain melalui Mobile JKN dan PANDAWA, peserta juga dapat mengecek melalui laman cek bansos milik Kementerian Sosial,” ucapnya.

Kemudahan layanan ini dirasakan langsung oleh Kasminah, peserta JKN segmen PBI yang rutin menjalani pengobatan. 

“Saya rutin berobat ke poli penyakit dalam. Setiap bulan sebelum berobat, saya cek dulu status JKN lewat Mobile JKN. Sangat mudah dan praktis. Bahkan untuk antrean juga bisa daftar online, jadi tidak perlu lama menunggu,” katanya.

Kasminah mengaku bersyukur dengan layanan digital tersebut karena dapat menjalani pengobatan rutin tanpa hambatan. BPJS Kesehatan berharap masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan teknologi untuk mengakses layanan kesehatan secara mandiri, cepat, dan efisien. 

“Terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang sudah memberikan kemudahan. Saya jadi bisa terus berobat tanpa khawatir,” pungkasnya. (fer/mar)