Kepala Disperdagin Kota Kediri, M. Ridwan, saat meninjau stok pupuk subsidi. Foto: Ist
“Menyikapi penurunan alokasi pupuk bersubsidi, kami selaku KP3 mendorong para petani di Kota Kediri memanfaatkan sumber daya lokal untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia,” kata Ridwan.
Ia juga mengimbau petani lebih cermat mengelola kadar keasaman lahan agar penyerapan pupuk lebih maksimal.
Ridwan menambahkan, distribusi pupuk dilakukan melalui sistem e-RDKK yang diajukan ke Kementerian Pertanian. Petani yang terdaftar dapat membeli pupuk subsidi di kios resmi.
“Untuk memudahkan petani mengakses pupuk bersubsidi berdasarkan kebijakan terbaru, pemerintah memberi keleluasaan kepada petani untuk membeli pupuk subsidi langsung ke kios resmi tanpa melalui kelompok tani,” paparnya.
Pemantauan distribusi pupuk akan dilakukan rutin setiap 3 bulan, atau sewaktu-waktu jika diperlukan.
“Adanya prediksi fenomena El Nino pertengahan tahun nanti, kami berharap para petani tetap tenang dan tetap bertani secara bijak. Fokus kami adalah memastikan petani bisa berproduksi dengan tenang tanpa kendala sarana prasarana,” ucap Ridwan. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




