Jemaah haji yang tiba melalui Makkah Route
JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Pemerintah memastikan keberangkatan jemaah haji Indonesia 1447 H/2026 M berlangsung lebih efisien melalui penerapan layanan Makkah Route.
Sejak operasional haji dimulai pada 22 April 2026, jemaah diberangkatkan dari sejumlah embarkasi yang telah menerapkan layanan tersebut, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Jakarta), Bandara Adi Soemarmo (Solo), Bandara Juanda (Surabaya), dan Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar), menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.
BACA JUGA:
- Program Tanazul Bantu Jemaah Haji Sakit Pulang Lebih Awal ke Tanah Air, 142 Orang Telah Dipulangkan
- Jemaah Diminta Jangan Tergiur Paket Haji Murah! Kemenag Tegaskan Hal ini
- Pemulangan Haji Gelombang II Dimulai, 8.500 Jemaah Diterbangkan dari Madinah Hari Pertama
- Kemenhaj Pastikan Pemulangan Jemaah Haji Lancar dan Aman
Skema ini memungkinkan seluruh proses keimigrasian dan administrasi haji diselesaikan sejak di tanah air.
Setibanya di Madinah, jemaah langsung diarahkan menuju akomodasi tanpa perlu menjalani pemeriksaan imigrasi ulang.
Fasilitas ini menjadi salah satu keunggulan utama Makkah Route yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan jemaah sejak keberangkatan hingga tiba di Tanah Suci.
Layanan Makkah Route mencakup berbagai tahapan, mulai dari perekaman biometrik, penerbitan visa haji secara elektronik, pemeriksaan kesehatan, hingga proses keimigrasian yang dilakukan di bandara keberangkatan.
Selain itu, bagasi jemaah ditangani secara terintegrasi dan dikirim langsung ke tempat menginap di Arab Saudi sesuai pengaturan transportasi dan akomodasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




