SURABAYA,BANGSAONLINE.com -DPRD Surabaya dan Polrestabes Surabaya memperkuat koordinasi strategis menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Pahlawan.
Penguatan sinergi itu dilakukan di tengah meningkatnya mobilitas warga serta munculnya berbagai persoalan perkotaan, mulai kriminalitas digital, keamanan jalan raya, hingga maraknya parkir liar.
BACA JUGA:
- Harkitnas 2026, Pimpinan DPRD Surabaya Perkuat Sinergi dengan Kejari
- Lecehkan Gadis yang Nonton Surabaya Vaganza, Pria di Surabaya Diamankan Dalam Kondisi Babak Belur
- Pasca-Kebakaran Gedung Jantung RSUD Dr. Soetomo, Polisi Gelar Olah TKP, Pasien IGD Masih Trauma
- Terungkap! Diduga Gelapkan Uang Pinjol Jadi Motif Penusukan Satpam di Graha DST Surabaya
Komitmen tersebut terlihat dalam audiensi antara pimpinan baru DPRD Surabaya dengan jajaran Polrestabes Surabaya yang berlangsung dalam suasana terbuka.
Pertemuan itu tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga membahas penyatuan arah kebijakan antara lembaga legislatif dan aparat penegak hukum dalam menghadapi persoalan sosial di masyarakat.
Salah satu isu yang menjadi perhatian utama dalam pembahasan tersebut adalah perlindungan anak di era digital.
DPRD Surabaya menilai perkembangan teknologi membawa dampak positif sekaligus ancaman baru, seperti kekerasan siber, eksploitasi digital, hingga pergaulan bebas yang sulit diawasi.
Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin, menegaskan perlindungan generasi muda tidak bisa hanya dibebankan kepada keluarga dan sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah serta aparat keamanan.
“Anak-anak adalah masa depan kota ini. Di era digital seperti sekarang, ancaman terhadap mereka semakin kompleks sehingga perlu perhatian serius bersama,” ujar Syaifuddin usai pertemuan dengan jajaran Polrestabes Surabaya, Kamis (21/5/2026).
Selain perlindungan anak, pertemuan tersebut juga menyoroti persoalan keamanan jalan raya yang belakangan dinilai meresahkan masyarakat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




