Penyerahan remisi ke 2 warga binaan Lapas Tuban
Berdasarkan perhitungan biaya logistik dan kebutuhan makan narapidana, pemberian remisi kepada kedua warga binaan tersebut mampu menghemat anggaran negara.
Nilai efisiensi anggaran yang dihasilkan mencapai Rp5,94 juta. Langkah tersebut sejalan dengan upaya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tuban Irwanto Dwi Yhana Putra mengatakan kelompok rentan seperti lansia perlu mendapatkan perhatian khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Ia berharap pemberian remisi tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus menunjukkan perilaku baik selama menjalani pembinaan.
"Pemberian remisi kepada warga binaan lansia ini adalah bentuk penghormatan atas hak mereka yang telah patuh pada aturan. Kami berharap hal ini bisa memicu motivasi bagi warga binaan lainnya untuk terus ikut serta dalam program pembinaan dan konsisten menjaga perilaku baik, selama sisa masa pidana mereka," terang Kalapas. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




