Atlet Berkuda Memanah mengikuti Porkab Sidoarjo 2026, Rabu (3/6/2026). foto: Mustain/BANGSAONLINE
SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - KONI Kabupaten Sidoarjo menggelar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo Tahun 2026 pada bulan Juni ini.
Event pembinaan mencari bibit unggul atlet ini diikuti sekitar 50 cabang olahraga (Cabor) yang menjadi anggota KONI Sidoarjo.
BACA JUGA:
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- BHS Salurkan 120 Ekor Sapi Kurban, Sidoarjo Kebagian 9 Sapi dan 1 Kambing
- Sapi Kurban 700 Kilogram Tercebur Sungai di Sidoarjo, Evakuasi Berlangsung 2 Jam
- Penemuan Mayat Wanita di Bawah Flyover Aloha Gegerkan Warga
Salah satunya cabor Berkuda Memanah (Horseback Archery) yang menggelar pertandingan kategori Fast Shooting Putra-Putri dan Dynamic Shoot Putra-Putri.
Event yang juga bertujuan untuk menyiapkan atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 tersebut digelar di Yussar Stable Kalidawir Tanggulangin, Rabu (3/6/2026).
Ketua Panitia Porkab cabor berkuda memanah Rizky Rahmawati menjelaskan, event ini diikuti oleh 24 atlet berkuda memanah. "Terdiri dari 12 atlet putra dan 12 atlet putri," cetus Rizky.
Kata dia, puluhan atlet tersebut berasal dari hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
"Atlet berasal dari hampir semua kecamatan di Sidoarjo," tandasnya.
Ia menjelaskan, ajang Porkab 2026 ini menjadi sarana untuk seleksi dan mencari bibit atlet berbakat cabor berkuda memanah yang akan menjalani pemusatan latihan dalam rangka Porprov Jatim 2027.
"Ini jadi sarana seleksi dan mencari bibit unggul atlet berkuda memanah untuk persiapan Porprov Jatim 2027" tandas Rizky yang juga Sekretaris HBA (Horseback Archery) Pengcab Sidoarjo.
Rizky berharap cabor berkuda memanah terus berkembang di Kota Delta dan menorehkan prestasi di event-event, baik skala regional hingga nasional.
Ia mengakui pihaknya memiliki kendala karena saat ini belum mempunyai sarana yang memadai. Namun untuk sementara kendala itu bisa diatasi dengan menumpang sarana cabor Equestrarian (ketangkasan berkuda).
"Kendala kami saat ini belum mempunyai sarana memadai sehingga kami masih numpang di cabor Equestraian, tentu saja kami sangat butuh dukungan dari Pemkab Sidoarjo," pungkasnya. (sta/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




