Proyek saluran yang tidak sesuai RAB karena menggunakan campuran pasir lokal.
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Pengerjaan proyek saluran di dua lokasi Desa Gunung Maddah Dusun Glisgis Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, diduga tidak sesuai rancangan anggaran biaya (RAB). Indikasinya karena menggunakan pasir lokal dan tidak memasang batu gunung.
Akibatnya, mutu dan kualitas proyek sangat jelek, sehingga proyek tersebut tidak akan bertahan lama,
BACA JUGA:
- Kejari Sampang Geledah Rumah Eks Wabup dan 3 Lokasi Lain Terkait Dugaan Korupsi Dispendik
- Massa GAIB Geruduk Kejari Sampang, Desak Tetapkan Tersangka Dugaan Penggelapan Pajak RSUD Rp3,3 M
- Penyidikan Lamban, Projo Sampang Desak Polda Jatim Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Lapen Rp12 M
- Soal Korupsi Proyek Lapen Rp12 Miliar di Sampang, Polda Jatim Diminta Segera Tetapkan Tersangka
Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikatarung) Kabupaten Sampang Ir. H.Wahyu Prihartono mengaku kecewa kepada rekanan yang melaksanakan proyek tersebut. "Nanti saya akan tinjau proyek itu,kalau benar tidak sesuai RAB, lebih baik proyek itu dibongkar saja," tandas dia.
Parahnya lagi, selain tidak sesuai bestek, papan nama kegiatan juga tidak ada sehingga membuat bingung masyarakat yang ingin memantau proyek pemerintah ini.
Saat dikonfirmasi kepada pemborong proyek, yang bersangkutan tidak ada di tempat. Dan para pekerja saat ditanya mengaku tidak tahu apa-apa, mereka hanya pekerja sementara bahan-bahannya sudah ada.
“Kita hanya pekerja kuli, apa yang ada di lapangan itu yang kita kerjakanya," aku para pekerja itu. (hri/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




