Pasca Rusuh Tambang Emas Banyuwangi, Dusun Pancer Sepi Aktivitas, Banyak Warga Pria Menghilang

Pasca Rusuh Tambang Emas Banyuwangi, Dusun Pancer Sepi Aktivitas, Banyak Warga Pria Menghilang SEPI: Pintu gerbang Dusun Pancer Desa Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi, kemarin. foto detik

"Kami tidak akan menangkap seluruh masyarakat yang demo. Tapi kita tangkap pelaku pengerusakan dan otak aksi rusuh kemarin," ujarnya.

Terpisah, ratusan warga sekitar tambang emas Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, gelar doa bersama, Senin (7/12) jelang Pilkada 9 Desember, agar hajatan demokrasi itu berjalan lancar dan damai, tanpai kerusuhan lagi.

Acara yang digelar di pendopo kecamatan juga dihadiri Pj Bupati Banyuwangi, Zarkasi beserta jajaran, Forpimda dan manajemen PT Bumi Suksesindo (BSI) selaku pengelola tambang. Satu per satu tokoh lintas agama secara bergantian meminpin doa untuk umat masing-masing.

Dalam sambutannya, Pi Bupati Zarkasi berharap warga bisa menjaga kondusivitas keamanan menjelang pilkada. Sehingga pencoblosan bisa berjalan aman dan lancar. Sedang soal kebuntuan komunikasi warga dan PT BSI, pemkab siap untuk memfasilitasi.

"Kita pertemukan warga dengan manajemen PT BSI, sehingga bisa saling bicara dari hati ke hati," katanya.

Harapannya, warga bisa segera merasakan manfaat keberadaan tambang emas Tumpang Pitu.

Sementara Direksi PT BSI, Arif Firman mengaku, silaturahmi dan doa bersama ini merupakan langkah awal komunikasi yang sempat buntu. Selanjutnya, kata Arif, PT BSI akan memperbaiki komunikasi kepada seluruh masyarakat dan stakholder di seluruh Banyuwangi.

"Kami minta maaf. Apa yang salah akan kami perbaiki. Apa yang kurang kita tambahi," tegasnya. (dtc/ns/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO