Pintu gerbang menuju kawasan wisata Ampel Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Surabaya berencana menata kawasan Makam Sunan Ampel sebagai tempat Wisata religi. usai mengikuti dengar pendapat di Komisi C DPRD Surabaya, Asisten II Sekota Surabaya, M. Taswin, (19/2) mengatakan, grand design penataan saat ini tengah dibuat Badan perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko).
Pembenahan di sekitar wilayah Ampel diantaranya dalam rangka persiapan UN Habitat. “Dinas Cipta Karya dan Tata ruang sudah ada rencana penataan dan pembenahan di situ,” paparnya.
BACA JUGA:
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
- Surabaya Kejar Penunggak Nafkah, Sistem Notifikasi Muncul Otomatis
Ia mengakui, pembenahan kawasan ampel tidak mudah. Selain mengakomodir budaya masyarakat setempat, di area tersebut sudah menjadi kawasan ekonomi.
Untuk itu, pihaknya berencana untuk mengintegrasikan kawasan ekonomi tersebut dengan wisata. “Di sana kan ada Pasar Pabean yang menyatu dengan kawasan religi, ini yang harus diintegrasikan,” terangnya.
Taswin mengakui, di kawasan ampel ramai dengan aktivitas bongkar muat barang, kemudian parkir mobil, pribadi yang kadang mengganggu kelancaran lalu lintas dan sejumlah aktifitas PKL.
Sementara, sentra PKL yang disediakan justru suasananya sepi. “Masalah sentra PKL, nanti Dinas Koperasi yang akan menata bagaimana agar orang datang berkunjung,” katanya.
Dalam grand design Bappeko, untuk mewujudkan kawasan Ampel sebagai tempat wisata religi yang menarik dikunjungi wisatawan, pemerintah kota bukan hanya menata PKL dan area parkir namun juga membangu sarana–prasarana dan infrastruktur lainnya.
“Selain menata parkir, PKL juga akan dibangun museum,” ungkap Esty, staf Bappeko. Ia menambahkan, sentra PKL akan dikoneksikan dengan area parkir.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




