Bupati Madiun H Muhtarom Punya Obsesi Jadikan Madiun Kota Transit

Bupati Madiun H Muhtarom Punya Obsesi Jadikan Madiun Kota Transit Bupati Maidun H Muhtarom, S.Sos.

Kemudian pariwisata budayanya ada di Ngrawan Dolopo. Embrionya kabupaten Madiun dari Ngrawan dan bupati pertama Madiun adalah Suryo Patiunus, putra Raden Patah. Jadi kabupaten Madiun silsilahnya silsilah Demak. Pada waktu itu ia ditugasi Raden Patah untuk menyiarkan agama Islam di wilayah Madiun. Di Nglambangan juga ada petilasan. Dan di Caruban ada Mbah Palang yang mempunyai sejarah menciptakan seni dongkrek khas Madiun. Maka setelah itu akan terjadi multiplier effect yang luar biasa pada peningkatan ekonomi, khususnya menjadikan kota Caruban sebagai kota transit.

BO: Bapak dua periode memimpin Madiun. Apa bisa dijelaskan tentang kesuksesan kepemimpinan bapak dalam menyejahterakan masyarakat Madiun?

Bupati: Yang pertama upaya kita dalam menyejahterakan masyarakat Madiun -dan kenyataannya- dapat dilihat dari indikator. Indikator PDRB yang saat ini perkapita sekitar 18 juta sekian pertahun. Kemudian untuk indek pembangunan manusia dan gridnya terus naik. Kemudian dari sekian warga miskin kita -dari tahun ke tahun  terus turun.

Agak ada perubahan di penghujung 2014 dan 2015 karena indikator kemiskinan itu ada perubahan dari 14 item menjadi 111 item dengan banyaknya indikator tingkat kemiskinan. Maka naiklah tingkat kemiskinan. Memang pandangan secara politiknya tidak bagus tetapi karena indikator itemnya naik berpengaruh pada jumlah tingkat kemiskinan karena ada kenaikan yang pada dasarnya terus mengalami penurunan.

Mengapa mengalami penurunan? karena dapat dilihat dari adanya rumah tidak layak huni. Rumah tidak layak huni pada waktu saya menjabat, jumlahnya ada sekitar 15 ribu dan sekarang ini tinggal seribu sekian. Kita mengadakan bedah rumah bagi yang tidak layak huni, dan ini penting. Karena ini juga bagian dari indikator. Kalau rumahnya layak huni tentunya dia akan bangga dan dari sisi kesehatan juga sehat dengan ventilasi cukup dan penerangan cukup.

BO: Ada upaya lain?

Bupati: Upaya yang lain pengobatan gratis juga dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat kabupaten Madiun. Misalnya setiap warga masyarakat kita yang opname di kelas 3 itu gratis, kemudian kalau kita survei ke wilayah dan ada yang harus kita rujuk kita akan rujuk ke rumah sakit yang menjadi rujukan dari tingkat bawah. Dan kita akan memfasilitasi dan untuk penunggu pun kita sangoni. Seumpama ada warga yang harus dirujuk ke Surabaya kita akan kirim ke Surabaya secara gratis dan untuk penunggunya kita sangoni. Inilah upaya-upaya yang kita lakukan dan masih banyak yang lain.

BO: Apa saja?

Misalnya kita juga mempunyai pelatihan paripurna. Warga masyarakat kita latih. Setelah kita latih kita beri sarana prasarananya. Kemudian kita kasih modal juga. Kita akan upayakan mencari tambahan modal. Secara formal pintu masuknya kita mempunyai prioritas pembangunan, pertanian, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan dan lingkungan hidup,kemudian kamtibmas.

Bupati: Untuk pemerataan pertumbuhan ekonomi yang benar-benar bisa dinikmati kita kendalikan infrastruktur dan kita membuat pola pembangunannya sub satuan wilayah. Jadi biar ada pemerataan sesuai karakter wilayah dan karakter masyarakatnya. Kita bagi menjadi 4 zona. Zona 1 Mejayan dan sekitarnya untuk perdagangan dan jasa. Zona 2 Jiwan dan sekitarnya sebagai inter landnya kota, sebagai daerah pertokoan dan pergudangan. Zona 3 daerah Dolopo dan sekitarnya sebagai daerah agropolitan karena daerah pertanian yang sistemnya jalan, kemudian variasi komoditinya bermacam macam. Zona 4 daerah wungu sampai Kare, kedepannya sebagai daerah wisata karena disana ada agrowisata dan 4 air terjun. Ini semua akan kita gerakkan dalam tahun 2017 dan kita anggarkan secara proposional dan memadai. (bersambung)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO