Visi-Misi dan Janji Kampanye SQ di Musrenbang Bukan Harga Mati

Visi-Misi dan Janji Kampanye SQ di Musrenbang Bukan Harga Mati Bupati-Wabup Gresik, Sambari-Qosim dalam suatu acara. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

Pada kesempatan itu, Bupati mengungkapkan soal kekuatan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun 2016 yang tembus hingga Rp 2,9 triliun lebih. Pemkab, kata Bupati, akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Di sektor penyediaan air bersih misalnya, saat ini kapasitas air PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) baru 750 liter perdetik.

"Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kapasitas air PDAM hingga 4.250 liter perdetik setelah BGS(Bendung Gerak Sembayat) operasi, termasuk air umbulan,"jelas dia.

Pemkab Gresik, lanjut Bupati, di masa pemerintahannya 5 tahun mendatang, akan memprioritaskan beberapa program. Di antaranya, pembangunan wisata haritage di Alun-alun Gresik, Islamic Centre. Kemudian, pembangunan Jalan Lingkar Selatan, tepatnya mulai Nipon Paint, Kebomas-Desa Banjarsari, Cerme.

"Nanti jalan poros desa semuanya akan dibuat beton bertulang. Dengan ketebalan 30 Cm. Kami juga buat jalan usaha tani untuk sarana irigasi," terangnya.

Bupati menambahkan, pembahasan Musrenbang tidak menyalahi aturan. Sebab, berdasarkan ketentuan pembahasan Musrenbang maksimal 2 bulan setelah Bupati-Wabup dilantik. Sedangkan untuk RPJMD, maksimal Perda (peraturan daerah) RPJMD tersebut sudah harus disahkan enam bulan setelah Bupati-Wabup dilantik.

"Mengacu UU Nomor 23 tahun 2014, tentang pemerintah daerah, kebijakan yang tertuang dalam RPJMD tersebut tanggungjawab Bupati-Wabup, eksekutif dan DPRD," pungkasnya. (hud/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO