PUKUL KENDANG: Wagub Jatim Saifullah Yusuf didampingi Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua PWM Jatim M Saad Ibrahim, dan Ketua PP Muhammadiyah Hajriyanto Y Thohari saat membuka Rakornas Lazismu, di Hotel The Sun, Sidoarjo, Kamis (7/4). foto: mustain/ BANGSAONLINE
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) diminta meniru waralaba (franchise). Dengan demikian akan memudahkan seseorang untuk membayarkan zakatnya. Usulan ini disampaikan Wakil Gubernur Jatim H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kala membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Lazismu se-Indonesia, di Hotel The Sun, Sidoarjo, Kamis (7/4).
Gus Ipul menyarankan, setiap gedung milik Muhammadiyah memiliki ruangan untuk Lazismu. Hal ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat jika berzakat.
BACA JUGA:
- Kiai Asep: Muhammadiyah juga Aswaja, Mereka Pilih PAN, yang Pro Khilafah Pilih PKS
- NU Awali Puasa Ramadan Kamis 19 Februari, Muhammadiyah Rabu 18 Februari 2026, Apa Dasarnya
- Wakil Bupati Gresik Resmikan Pompa Air Tenaga Surya di Bawean
- Trump Suka Mendekte, PP Muhammadiyah Khawatir Prabowo Melunak Perjuangkan Palestina
“Biar mudah dijangkau, kalau bisa setiap gedung milik Muhammadiyah ada Lazismu. Misalnya di kantor-kantor PWM, PDM, dan sekolah-sekolah. Lazismu diberi ruangan khusus. Catnya juga harus khusus. Seperti franchise (waralaba). Tidak hanya ruangannya, tenaganya juga harus khusus pula. Dengan begitu, maka Lazismu akan mudah diakses dan terpercaya,” usulnya.
Ia mengemukakan, dengan adanya kemudahan tersebut maka orang yang akan berzakat akan lebih gampang untuk menuju lokasi zakat.
"Kalau bisa Lazismu ini juga membuat 'brand mark' atau simbol tertentu untuk memudahkan seseorang berzakat di manapun berada. Karena selama ini, yang dikenal dari Muhammadiyah adalah sekolah, universitas dan juga rumah sakit. Sementara amil zakat masih belum," katanya.
Ia mengatakan, ke depan Lazismu ini bisa dikembangkan seperti waralaba sehingga mudah ditemukan dan dicari alamatnya oleh orang yang akan menyalurkan zakatnya.
"Selain itu, orang yang biasanya berzakat di tempat lain bisa berzakat di Lazismu karena sudah dikenal orang luas dan lebih terpercaya," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




