Dengan adanya giat Pahlawan Ekonomi, Wali Kota ingin memberikan contoh kepada generasi muda, bahwa pelaku usaha yang usianya tak lagi muda, masih mampu menyerupai semangat para pelaku usaha yang muda. Selain itu, ia meminta kepada audience yang hadir agar tidak gampang menyerah, melalui Pahlawan Ekonomi Walikota ingin warganya unggul di Kota Sendiri.
Peresmian dilakukan dengan membunyikan kentongan yang dicat berwarna merah putih dengan beberapa stakeholder, salah satunya Otoritas Jasa Keuangan, perwakilan Bank Mega cabang Surabaya, Perusahaan Gas Negara, dan. Pelindo III.
Usahawan yang juga mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia era Susilo Bambang Yudhoyono, Chairul tanjung meminta agar warga Kota Pahlawan bermental pejuang.
“Namun, di era sekarang kemauan saja dirasa kurang, masyarakat harus membekali diri dengan ke pengetahuan yang cukup,” imbuh Chairul Tanjung.
Ini merupakan kali ke-empat ia hadir di acara Pahlawan Ekonomi. Ia terharu saat Suparti menjelaskan perjalannya mengembangkan kacang Tree G. Perjalanan kacang Tree G dimulai saat Supari pulang menjadi TKI di Malaysia, dan berusaha berjualan kacang goreng. Kacang tersebut kemudian diolah dengan berbagai rasa dan packaging yang menaik.
“Ada hal unik dibalik perjalanan kacang Tree G, kacang yang awalnya dijual hanya seribu perbungkus dan hanya dijual di warung kopi, kini berubah menjadi olahan makanan yang menarik minat beli, dan tentunya dengan harga yang menguntungkan penjual. Oleh karena itu, ilmu berperan penting dalam marketing produk para ibu-ibu pelaku UKM di Kota Surabaya,” imbuh Chairul Tanjung. (hms/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




