Gubernur Optimis DPRD Jatim Setuju SPAM Umbulan, Dewan Tetap Minta Waktu untuk Pembahasan

Gubernur Optimis DPRD Jatim Setuju SPAM Umbulan, Dewan Tetap Minta Waktu untuk Pembahasan Soekarwo

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kendati saat ini sebagian besar fraksi-fraksi di DPRD Jatim keberatan jika persetujuan terkait proyek Kerjasama Pemerintah Swasta (KSP) Sistem Penyediaan Air Minum (KPS-SPAM) di Pasuruan dilakukan sebelum 25 Mei 2016. Namun Gubernur Jatim, Soekarwo justru optimis karena proyek tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Jatim.

"Saya optimis tanggal 20 Mei mendatang, persetujuan dari DPRD Jatim terkait proyek SPAM bisa terealisasi," ujar Gubernur Jatim, Soekarwo, Minggu (15/5).

Menurut Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo, proyek SPAM itu sangat dibutuhkan masyarakat kelas menengah ke bawah karena harganya terjangkau.

"Kalau proyek SPAM itu terealisasi maka masyarakat bisa membeli air minum dengan harga terjangkau dan kualitasnya sangat baik," dalih mantan Sekdaprov Jatim ini.

Terpisah, pihak Dewan terus mengkritisi proyek air bersih . Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Hamy Wahjunianto mengaku fraksi-fraksi di DPRD Jatim minta waktu untuk diperpanjang itu hal yang wajar. Pasalnya, fraksi juga perlu melakukan pembahasan yang mendalam sebelum memberikan persetujuan.

"Selama hampir satu dasawarsa ini, proyek KPS yang dilakukan Pemprov Jatim tidak pernah minta persetujuan DPRD Jatim, namun khusus KPS SPAM kok minta dan waktunya juga mepet, jadi wajar kalau DPRD hati-hati dan perlu melakukan pembahasan terlebh dulu," ujar politisi asal FPKS ini.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO