Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Pasar Besar Malang: Terbakar Kamis Dinihari, Padam Jumat Siang

Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Pasar Besar Malang: Terbakar Kamis Dinihari, Padam Jumat Siang Kondisi Matahari Department Store pasca kebakaran di Pasar Besar, Malang, Jumat (27/5). Matahari Department Store yang berada di lantai 3 Pasar Besar ini mengalami kerusakan parah dan sebagian ruangan masih mengeluarkan asap. foto: merdeka.com

Pihaknya juga enggan berspekulasi adanya indikasi unsur kelalaian maupun kesengajaan dalam kebakaran ini. Dirinya lebih menunggu hasil akhir dari proses penyelidikan.

Sementara Dinas Pasar Kota Malang, Wahyu Setyanto menuturkan, Pasar Besar Malang terbakar diduga terjadi akibat korsleting listik. Dugaan ini dipicu oleh banyaknya pedagang yang kerap menyambung listrik.

"Kebakaran diduga akibat korsleting listrik, sebelum kemudian merambat ke sejumlah kios. Karena selama ini pedagang banyak yang menyambung listrik," kata Wahyu.

Pasar terbesar di Malang Raya itu, kata Wahyu, dihuni oleh sekitar 1700 pedagang resmi yang menempati lantai satu dan dua. Sedangkan lantai tiga diisi Matahari Department Store. Dia tidak mengetahui jumlah pasti pedagang di luar yang memiliki kios. Sebab memang banyak berjajar di luar sekitar gedung pasar. Wahyu mengatakan, mereka segera menyiapkan lokasi penjualan di sekitar pasar, terutama buat korban kebakaran. Namun, menurut dia, harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Nanti dibuatkan pasar sementara di sini (parkiran), terutama untuk korban yang terbakar," ucap Wahyu.

Informasi serupa juga diterima oleh Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji. Hanya saja masih akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran.

"Dari sumber yang kami terima api dari Toko Santoso, percikan api terlihat pukul 03.15 WIB," kata Sutiaji.

Untuk diketahui, Pasar Besar yang terbakar tersebut sebenarnya akan direvitalisasi pada tahun ini. Revitalisasi ringan tersebut diperkirakan tidak akan mempengaruhi keberadaan pedagang dan jumlah bedak.

Kepala Dinas Pasar Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, revitalisasi akan dianggarkan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) pertengahan tahun nanti. Meski total anggaran yang dibutuhkan belum dihitung, revitalisasi itu dipastikan akan menjadi yang paling besar sejak pasar itu dibangun 30 tahun lalu.

"Beberapa waktu lalu, kami bicarakan dengan wali kota. Prosesnya masih di tim konsultan untuk pembiayaannya," katanya.

Pasar Besar Kota Malang sebelumnya sudah pernah dua kali kebakaran selama kurun waktu 30 tahun terakhir.

Kebakaran pertama terjadi 2003, melalap lantai tiga yang ditempati Matahari Department Store dan 11 toko di lantai dua. Tahun 2014 terjadi kebakaran kecil yang merusak dua toko, dan kini kebakaran terjadi di lantai dasar dan lantai dua.

"Tiga kali terbakar ini. Pada 2003, akibat hubungan arus pendek listrik," ujar Umar Sihab, seorang pedagang. Sedangkan kebakaran kedua, berhasil dipadam sendiri oleh pedagang dan petugas. (trb/sur/mlg/lan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warung Bebek Goreng H. Slamet di Kota Malang Terbakar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO