NGANJUK, BANGSAONLINE.com-Lima bocah asal wilayah kecamatan Loceret yang rata-rata masih duduk di bangku SMP, diringkus polisi, Jumat (27/5) sore, karena telah berkomplot melakukan pencurian alat-alat sepeda motor.
Berawal dari ditangkapnya SL (15) warga Dusun Sugih waras Desa Ngepeh Kecamatan Loceret, siswa salah satu MTS Sugih waras, setelah dilakukan interogasi SL mengakui pada Senin ((23/5) sekira pukul 20.00 telah melakukan pencurian bersama kelima temannya.
BACA JUGA:
- Kejari Geledah Bappeda Nganjuk, Sita 47 Dokumen Kasus Dugaan Korupsi FS Bendungan Margopatut
- Nekat Lawan Arus di Simpang Empat Sate Nganjuk, Pemotor Ditilang ETLE Handheld
- Orang Tua 4 Pelajar Pelaku Pelemparan KA Jayakarta di Nganjuk Diminta Ganti Rugi Kerusakan
- Kades Ngepung Ditahan, Kejari Nganjuk Ungkap Dugaan Korupsi Dana Desa
Saat itu dirinya ditilang polisi karena menggunakan ban yang tidak standar. Untuk mengambil kendaraannya, dia harus mengganti ban motornya dengan ban motor standar.
Ditemani kelima temannya, SL mengganti ban di belakang Mapolsek dimana semua barang bukti disimpan. Sebenarnya dari awal tidak ada niatan untuk mencuri, tetapi karena situasi yang sepi, membuat niat jahatnya muncul
Melihat motor barang bukti polisi yang tergeletak akirnya mereka melakukan aksi jahatnya. Pencurian tersebut baru diketahui setelah keesokan hari barang bukti tersebut akan diambil pemiliknya.
Melihat barang bukti yang tidak komplit polisi sempat kelabakan, akirnya polisi mencurigai anak-anak yang semalam melakukan ganti ban di TKP. Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap SL polisi mendapat keterangan, kalau barang bukti tersebut di curi teman-temannya.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, akirnya petugas dapat menangkap kelima pelaku pencurian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




