Tiket KA tujuan Mojokerto Ludes sampai H+11 Lebaran, Penumpang Bisa Manfaatkan KA Gratis

Tiket KA tujuan Mojokerto Ludes sampai H+11 Lebaran, Penumpang Bisa Manfaatkan KA Gratis Antrean calon penumpang menginden tiket di Stasiun Mojokerto, Selasa (21/6). foto: YUDI EP/ BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Tiket kereta api (KA) ke pelbagai rute ludes meski Lebaran kurang 11 hari. Habisnya tiket KA ini terjadi pada kelas eksekutif dan ekonomi.

Kepala Stasiun Mojokerto Wahyudi Cahyadi menjelaskan, ada tiga KA reguler yang melayani perjalanan melalui Mojokerto yakni Gaya Baru (Surabaya Gubeng-Pasar Senen) dan Pasundan (Surabaya Gubeng-Kiaracondong) untuk kelas ekonomi dan KA Sancaka (Surabaya-Yogjakarta) untuk kelas eksekutif.

"Untuk yang kelas ekonomi dan eksekutif memang sudah ludes sejak Mei hingga 12 Juli mendatang. Yang Pasundan sudah ludes sampai 18 Juli atau H+11 Lebaran," ujarnya, (21/6) kemarin.

Dia mengungkapkan, masyarakat yang berbondong-bondong membeli tiket mudik juga tak mempermasalahkan harga tiket eksekutif Sancaka yang melonjak, dari Rp 160 ribu menjadi Rp 170 ribu. Apalagi, KA kelas ekonomi seperti Gaya Baru dan Pasundan tetap mematok harga fix yakni masing-masing Rp 96 ribu dan Rp 106 ribu, sehingga 8 gerbong KA sekali perjalanan pun ludes.

"Mudik ke Jakarta, Jogjakarta dan Bandung jadi tujuan mudik utama dari Mojokerto," tuturnya.

Untuk mengakomodasi tingginya arus mudik dengan KA, PT KAI sebenarnya sudah menyiapkan tambahan KA berupa KA Pasundan Lebaran dan Sancaka Lebaran. Pasundan Lebaran mulai beroperasi pada 29 Juni hingga 14 Juli mendatang dengan harga Rp 106 ribu dan Sancaka Lebaran pada 2-17 Juli dengan harga Rp 106 ribu. Namun, adanya KA tambahan itu juga diserbu konsumen dan ludes dalam hitungan hari.

"Yang tambahan perjalanan untuk Lebaran juga penuh. Makanya, kami mengimbau konsumen untuk menggunakan moda transportasi lain untuk mudik nanti," paparnya.

Pihak Dishub dan LLAJ Jatim dan PT KAI sendiri memberi mudik gratis KA mulai 1-5 Juli. Mudik gratis KA yang melalui Mojokerto akan dilayani KA Dhoho dan KRD.

Hanya ada dua KA yang dipakai untuk mudik gratis melewati Mojokerto. "Untuk KA Dhoho melayani rute Surabaya-Mojokerto-Blitar. Sedangkan yang KRD melayani rute Surabaya-Mojokerto-Kertosono," katanya.

Mudik gratis dengan KA Dhoho akan dilayani empat kali dalam sehari yakni pukul 05.30 WIB, 09.30 WIB, 13.00 WIB, dan 18.40 WIB. Sedangkan KRD dilayani dua kali dalam sehari yakni pukul 11.30 WIB dan 20.15 WIB. "Jam keberangkatan itu dari Mojokerto," ujarnya.

Selain mudik gratis, dua KA ini juga melayani arus balik gratis mulai 8-12 Juli mendatang. Kedua KA ini menyediakan lima gerbong dimana tiap gerbong terdiri atas 106 seat. Selain tiket gratis duduk, dua KA ini juga memberikan kesempatan warga untuk mudik gratis dengan tanpa tempat duduk. Kapasitas tanpa tempat duduk adalah 50 persen dari total seat pada KA itu.

"Warga Mojokerto yang mau ikut mudik gratis dengan KA bisa mulai mendaftar sejak 24 Juni nanti atau H-7 sebelum berangkat di Stasiun Mojokerto," pungkasnya. (yep/rev)