Semen Indonesia Tak Ingin Jadi Kompetitor, Tapi yang Terdepan

Semen Indonesia Tak Ingin Jadi Kompetitor, Tapi yang Terdepan Direktur Utama Semen Indonesia, Rizkan Chandra menyerahkan potongan tumpeng kepada karyawan saat syukuran usia PT Semen Gresik ke-59 tahun. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

Penjualan tersebut mengalami kenaikan sebesar 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 13,42 juta ton. Sementara volume penjualan ekspor Perseroan tercatat sebesar 190 ribu ton atau turun sebesar 20,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 237 ribu ton.

Sedangkan ekspor dari Thang long Cement Vietnam mengalami peningkatan sebesar 4,2 persen menjadi 410 ribu ton Penjualan semen SMGR di dalam negeri yang terbesar dalam bentuk kantong/bag mencapai 77 persen. Penjualan tersebut didominasi oleh sektor retail/rumah.

Sedangkan penjualan dalam bentuk curah/bulk sebesar 23 persen yang diserap oleh ready mix, fabricator fre cast, fiber cement dan project.

Sementara kinerja keuangan Perseroan pada semester I 2016 juga sangat menggembirakan.Hanya, ada penurunan dalam pendapatan. Pendapatan Rp12,47 triliun, turun 1,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp12,64 triliun.

Beban Pokok Pendapatan Rp7,48 triliun, turun 2,0 persen dibanding periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 7,63 triliun. Laba usaha Rp 4,99 triliun, turun 0,4 persen dibanding periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 5,00 triliun. Laba bersih Rp 1,96 triliun, turun 10,1 persen dibanding periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 2,19 triliun.

Rizkan Chandra menambahkan, pada penjualan semester II penjualan semen domestik maupun luar negeri di tahun 2016 diharapkan juga mengalami hasil signifikan. (hud/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO