
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sekitar 40 lebih peserta upacara HUT Kemerdekaan RI ke-71 di alun-alun Tuban bertumbangan karena pingsan, Rabu (17/8). Satu per satu peserta itu terpaksa dibopong oleh petugas kesehatan dan untuk diberikan perawatan di area kesehatan.
Petugas PMI beserta PMR harus bolak balik mengangkat korban yang jatuh pingsan. Ada 5 mobil ambulans yang disiapkan untuk menangani korban sakit saat upacara berlangsung.
Peserta yang tertumbang itu mulai dari pelajar, mahasiswa dan guru. Bahkan, mereka juga banyak yang mengundurkan diri sebelum upacara dibubarkan.
“Ada puluhan pihak medis yang kami turunkan untuk menangani korban jatuh sakit saat upacara beralangsung,” ungkap Staf SDM dan Pelayanan PMI Kabupaten Tuban, Hendy Listyono kepada BANGSAONLINE.com di lokasi upacara.
Ditengarai, kondisi para peserta fit untuk mengikuti upacara karena belum sarapan.
Ia menjelaskan, berdasarkan data, ada sekitar 30 pasien yang ditangani PMI. Sedangkan sisanya ditangani petugas kesehatan asal Puskesmas Kebonsari, RSUD, petugas kesehatan Polres Tuban dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban.
“Rata-rata mereka kondisinya menurun. Sehingga, pasien mengalami pusing dan terkadang mual,” ungkapnya.
Lanjut Hendy, meski banyak pasien pingsan, namun tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit. "Mereka dapat teratasi saat itu juga dengan pertolongan medis dasar,” tambahnya.
Doni salah satu pasien yang pingsan menyampaikan bahwa saat upacara ia mendadak pusing hingga akhirnya tak sadarkan diri. “Lama berdiri dan terkena sinar matahiri membuat saya pusing,” keluhnya. (wan/rev)