penampakan komet saat gempa. foto: repro mirror.co.uk
TOKYO, BANGSAONLINE.com – Gempa dengan kekuatan 7,3 skala richter menghajar Fukushima, dan getarannya terasa hingga Tokyo, pada pukul 05:59 pagi tadi, waktu setempat.
Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan kemungkinan terhadi tsunami di pantai Pasifik. “Ada kemungkinan terjadi tusnami. Untuk itu warga yang ada di pesisir, mohon segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Dan jangan kembali ke dataran rendah, sampai peringatan dicabut."
BACA JUGA:
- MoU Antara Sarbumusi NU Kota Batu dan LPK Chisiki Beri Pelatihan Bahasa dan Magang ke Jepang
- Jepang Maju dan Hebat karena Siswa Tingkat Dasar Fokus 5 Pelajaran Karakter, Apa Saja
- Gandeng Konsorsium Perusahaan Jepang, Pemkot Mojokerto MoU Pengelolaan TPST
- Modal Beras di Rumah Bisa Bikin Nasi Pulen ala Jepang, Begini Triknya
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang saat ini di Argentina, mengatakan pemerintah akan bergerak cepat untuk menanggapi keadaan darurat. "Kami akan mengumumkan informasi mengenai tsunami atau evakuasi dengan cepat, dan dengan cepat akan mengumpulkan informasi mengenai kerugian, dan akan dimasukkan ke dalam usaha terbaik kami dalam merespon keadaan darurat," kata Abe.
"Kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah kota setempat, untuk menjamin keselamatan dan menanggapi bencana semaksimal mungkin yang kami bisa."
Sementara Seorang remaja memfilemkan 'meteorit' terbakar di langit, sesaat setelah gempa. Remaja, yang bernama Asuka (16) merekam pemandangan luar biasa di langit. Dia sempat mengatakan, “Ini film yang terbaik yang saya buat, sambil siap siap mati dihantam tsunami.” Hasil karyanya diupload.
Sejauh ini, NHK World melaporkan bahwa ketinggian air meningkat dekat dengan pelabuhan Onamaha namun tidak ada gelombang besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




