Sabtu, 17 April 2021 19:03

Menag Launching iSantri di Ma’had Aly Sukorejo, Permudah Santri Mengakses Kitab Kuning

Senin, 28 November 2016 19:14 WIB
Menag Launching iSantri di Ma’had Aly Sukorejo, Permudah Santri Mengakses Kitab Kuning
Menteri Agama RI Lukman Hakim Syafuddin saat me-launching iSantri di Ma’had Aly Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo.

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Menteri Agama RI Lukman Hakim Syafuddin me-launching aplikasi iSantri di Ma’had Aly Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo. Senin (28/11).

Aplikasi iSantri merupakan perpustakaan digital yang dapat memudahkan santri untuk mengakses referensi-referensi, di dalamnya memuat kitab-kitab milik perpustakaan pesantren yang telah didigitalisasi.

Menag Lukman mengatakan, iSantri merupakan aplikasi sosial media berbasis kitab kuning dan buku buku referensi yang sudah berbentuk digital. Kitab dan buku tersebut dapat dibaca dan dipinjam oleh santri secara digital untuk belajar mandiri serta memperkaya pengetahuan dan bahan bacaan lainnya.

"Layanan iSantri ini juga bisa menjadi ruang untuk berdiskusi para santri dan maha santri," katanya

BACA JUGA : 

Pengasuh Ponpes Dukung Polda Jatim Berantas Narkoba

Perkuat Ekonomi Pesantren, Pengurus BagusS Jatim Gelar Sarasehan dan Silaturahim

Dikritik Soal Doa Lintas Agama, Menag Yaqut Akhirnya Bilang Begini di Tulungagung

Jokowi: Vaksin AstraZeneca akan Digunakan di Lingkungan Pondok Pesantren

Ia mengungkapkan, belakangan ini banyak ditemukan adanya kitab-kitab tertentu yang mengalami perubahan, baik karena ketidaksengajaan atau memang ada maksud tertentu untuk merubah isi beberapa kitab, yang sebenarnya sudah memiliki jaminan dan dikenal di dunia islam. Isinya mengalami perubahan, tidak hanya susunan sistematikanya, tapi juga konten dari bab-bab di dalamnya.

"Kami di kementerian agama akan membentuk fokus tugas yang akan bekerjasama dengan Ma'had Aly untuk meneliti secara jeli dan cermat serta menelaah. Sehingga pihak-pihak yang ingin merubah kitab tersebut bisa kita waspadai dan hazanah keilmuan ini bisa tetap terawat dengan baik," terang Menteri Lukman

Menteri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap, adanya aplikasi iSantri juga menjadi instrumen bagi penguatan tradisi akademik, sekaligus untuk menegaskan kembali relasi ajaran islam dengan perkembangan sosial, politik dan budaya.

"Dengan metodologi yang benar diharapkan para cendekiawan santri mampu memberikan kontribusi konseptual mengenai pola kehidupan beragama dalam bingkai kebangsaan dan kenegaraan," pungkas Lukman.

Pantauan BANGSAONLINE.com, Saat melaunching aplikasi iSantri, Mentri Agama RI Lukman Hakim Syafuddin didampingi pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah KHR. Azaim Ibrahimy dan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, SH.

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari 13 Ma’had Aly se Indonesia yang telah diresmikan oleh Pemerintah yaitu Ma’had Aly As’adiyah (Sulawesi Selatan), Ma’had Aly Rasyidiyah Khalidiyah (Kalimantan Selatan), Ma’had Aly Hasyim Asy’ari (Jombang, Jatim), Ma’had Aly at-Tarmasi (Pacitan, Jatim), Ma’had Aly Maslakul Huda (Pati, Jateng), Ma’had Aly Iqna’ at-Thalibin (Jawa Tengah), Ma’had Aly Hikamussalafiyyah (Jawa Barat), dan Ma’had Aly Miftahul Huda (Jawa Barat).

Selain itu juga Ma’had Aly Sa’idussidqiyyah (DKI Jakarta), Ma’had Aly Syeikh Ibrahim (Jambi), Ma’had Aly Sumatera Thawalib (Sumatera Barat), Ma’had Aly MUDI Mesjid Raya (Aceh), dan Ma’had Aly Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo (Jawa Timur).

Dalam acara launching, Menteri Agama juga merilis digital corner. Digital corner itu akan beroperasi di 13 Ma’had Aly yang telah diresmikan oleh Pemerintah tersebut. Digital corner ini untuk menunjang aktivitas belajar mengajar santri dan tempat bagi para santri untuk mengakses iSantri.

Selain acara rilis iSantri tersebut, juga dilaksanakan pertemuan Majelis Masyaikh Ma’had Aly dan Workshop Penguatan Kompetensi Tenaga Kependidikan Ma’had Aly Se-Indonesia, yang akan berlangsung sampai 30/11 nanti. (stb1/had/rev)

​Mengenang Masa Lalu, Ngabuburit Sambil Bermain Meriam Bambu
Jumat, 16 April 2021 22:03 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa, atau ngabuburit.Salah satunya seperti yang dilakukan bocah di Kota Pasuruan, Jawa Timur. mereka bermain meriam bambu di tanah lapang.Sepert...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 17 April 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Setelah banyak mendapat dukungan dari para tokoh, dokter, dan bahkan jenderal, tampaknya uji fase II Vaksin Nusantara akan lanjut. Tentu di luar BPOM.Apa itu Ilegal? Nah, silakan ikuti tulisan Dahlan Iskan di Disway d...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 17 April 2021 11:15 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...