Pasang Surut Pengrajin Gerabah di Gemenggeng Nganjuk, Ingin Berinovasi, Tapi Terkendala Modal

Pasang Surut Pengrajin Gerabah di Gemenggeng Nganjuk, Ingin Berinovasi, Tapi Terkendala Modal Tarsi (58), salah satu pengrajin gerabah di Dusun Babatan, Desa Gemenggeng, Kecamatan Bagor, Nganjuk saat sedang membuat layah secara manual. foto: INTAN/ BANGSAONLINE

Aminah menyayangkan hasil produksi gerabah dari desanya yang terus berkurang dari waktu ke waktu. Padahal, gerabah-gerabah tersebut berhasil dijualnya ke beberapa wilayah di daerah Nganjuk hingga Jombang. Aminah berharap, ada masyarakat yang peduli untuk mempertahankan kerajinan gerabah di Desa Gemenggeng.

"Kalau dulu saya beli gerabahnya di pengrajin Rp 4 ribu. Kalo yang besar ya sekitar Rp 20 ribuan. Tapi sekarang saya belinya Rp 5 ribu sampe Rp 7 ribu, atau Rb 25 ribuan kalau untuk gerabah ukuran besar-besar, biar pengrajinnya pada semangat memproduksi," imbuh Aminah.

Hal senada juga dirasakan Wijiati (60). Ia mengalami kerugian akibat musim hujan.

"Nek normal, biasane untunge ya akeh mbak, kenek dinggo simpenan anak sekolah, nyicil motor. Saiki mung cukup dinggo makan. Nek kanggo kebutuhan liyane nggih kurang. (Kalau hari normal, biasanya mendapat keuntungan banyak yang dapat dipakai untuk tabungan sekolah anak dan menyicil motor. Tapi sekarang hanya cukup untuk makan. Untuk memenuhi kebutuhan yang lain ya kurang)," ujar pengrajin yang akrab disapa Wiji ini dengan logat jawanya.

Wiji mengatakan, dirinya dan para pengrajin lain sebenarnya ingin berinovasi dengan membuat gerabah hias seperti yang telah dipelajari saat kunjungan ke industri kerajinan gerabah di daerah Malang dan Yogyakarta. Namun untuk memulainya, diakui Wiji membutuhkan modal.

“Karena gak ada modalnya. Dari dulu pemerintah janji mau ngasih sumbangan buat modal pengrajin sini, tapi sampai sekarang belum sampai ke tangan kami. Kalau mau pinjam bank susah karena ada bunganya. Lagian di sini juga pasar-pasar mintanya masih yang polosan. Kalau pot atau guci hias takut gak laku di jual di sini,” tutur Wiji. (njk1/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Reses II, Anggota DPRD Jatim Ida Bagus Nugroho Serap Aspirasi Warga Desa Jaan, Nganjuk':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO