ilustrasi
Kedua, bagaimana mungkin para budak yang tidak bisa bahasa arab itu bisa mengajari Nabi al-qur'an yang kelas sastranya jauh melampaui kualitas sastra para penyair arab papan atas. Mereka, para pujangga, baik dari kalangan Jin dan manusia saja tidak ada yang bisa membuat karya tandingan, kok budak non-arab yang tidak bisa bahasa arab bisa menjadi guru besar Nabi?
Ketiga, merasa galau, budak miliknya dianggap sebagai mahaguru nabi Muhammad SAW, al-Fakih ibn al-Mughirah, majikan Jabr pernah mengecek langsung: "Hai Jabr, benarkah kamu mengajari Muhammad soal al-Qur'an?". Jabr menjawab: "Tidak, itu tidak benar". Ibn al-Mughirah: "Tapi kamu sering berdiskusi dengan Muhammad, kan ?". Jabr: "Ya, itu benar. Bukan aku mengajari dia, justru malah Muhammad yang mengajari aku, yang membimbing aku ke jalan yang benar".
Diriwayatkan, selanjutnya para budak itu justru masuk islam, setelah mengerti ayat-ayat al-qur'an. Kitab al-Injil yang biasa mereka baca dari para pendeta, mereka tinggalkan.
Kebalikan dari Dimas Kanjeng Taat Pribadi sang penipu ulung. Taat punya tim untuk membikin beberapa mahaguru abal-abal yang diambil dari pengemis, pemulung, gelandangan tua-tua. Didandani bak syekh sufi, sekedar nampang doang di panggung kehormatan saat aksi wiridan dusta berlangsung. Mahaguru yang dipanggil dengan sebutan ‘Abah’ itu tinggal komat-kamit, memutar tasbih sambil merunduk memejamkan mata.
Era Nabi berbeda. Justru orang-orang kafir yang mempromosikan para budak nasrani diangkat menjadi mahaguru dari nabi Muhammad SAW. Trick mahaguru abal-abal ini gagal total, setelah Tuhan menjawab, yang kemudian disusul oleh pengakuan pribadi para budak yang bersangkutan. Akhirnya, justru mereka masuk islam.
Ini bagus sebagai nasehat bagi para da'i atau ustadz muda agar berprilaku alami saja, sewajarnya saja dalam berpenampilan. Umat ini pandai menilai, mana ustadz yang "kebelet" pamor, sehingga eforia dalam dandanan. Ya, memang halal dan tidak ada larangan, tapi yang alamiah biasanya yang langgeng dan yang eforia biasanya mudah pudar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




