Lawan Radikalisme dan Tolak Khilafah, GP Ansor Sidoarjo Gelar Apel Kebangsaan

Lawan Radikalisme dan Tolak Khilafah, GP Ansor Sidoarjo Gelar Apel Kebangsaan BERI SEMANGAT: Ketua Umum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas saat hadiri Apel Kebangsaan yang digelar GP Ansor Sidoarjo, di depan Masjid Agung Sidoarjo, Jumat (3/2) sore. foto: mustain/ BANGSAONLINE

"Karena negara ini sudah sesuai syariat, maka konstitusi negara ini sudah sesuai syariat. Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, sudah sesuai syariat," cetus H Yaqut Cholil Qoumas.

Oleh karena itu, kata H Yaqut, pihaknya wajib mentaati konstitusi negara Indonesia. "Namun jika hari ini, ada (pihak) yang masih mencoba menggantikan apa yang kita yakini sudah sesuai syariat. Apa yang kita lakukan?," tanya Gus Tutut, panggilan karib H Yaqut Cholil Qoumas, yang kemudian dijawab kompak anggota Ansor dan Banser, "Lawan" hingga tiga kali.

Jawaban itu langsung direspon Gus Tutut dengan menyatakan hal itu menjadi pilihan terakhir karena langkah pertama adalah mengajak pihak tersebut untuk berbicara baik-baik dahulu dengan meminta kembali ke pangkuan ibu Pertiwi. Namun jika mereka tetap menolak, maka kata Gus Tutut "mari kita ikrarkan hari ini, bersama-sama kita tantang mereka menjemput kiamat bersama-sama,".

Dalam kesempatan itu, Gus Tutut juga meminta kader Ansor dan Banser di Sidoarjo tetap tenang terkait kejadian pelecehan, penghinaan dan perlakuan tidak semestinya terhadap Rais Am PBNU KH Ma'ruf Amin. Sebab hal itu sudah diurusi pihaknya. Dan hal tersebut, kata Gus Tutut, semata ekses Pilkada DKI Jakarta.

Kata Gus Tutut, GP Ansor marah terkait kejadian tersebut. Namun kemarahan itu dengan menegur pihak yang memperlakukan tidak baik terhadap Rais Am PBNU, bukan karena tidak setuju dengan pilihan politiknya.

"Bukan kita mendukung calon yang lain. Tetapi semata-mata karena kita melindungi muruah para kiai-kiai kita. Kiai-kiai lah yang mendirikan negara ini. Sehingga rakyat yang hidup bahkan yang sudah mati, ikut menikmati nikmatnya hidup di Indonesia," tandasnya.

Pasca orasi yang disampaikan Gus Tutut, Apel Kebangsaan diakhiri dengan unjuk kemampuan para pendekar dari pencak silat Pagar Nusa dan anggota GP Ansor Sidoarjo. Apel Kebangsaan berlangsung lancar hingga akhir acara meski hujan sempat mengguyur. (sta/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ditjen Bea Cukai Ditegur Menkeu Terkait Oknum Penjual Pita Rokok':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO