Tekad Bupati Sambari Sejahterakan Masyarakat Petani di Bumi Industri

Tekad Bupati Sambari Sejahterakan Masyarakat Petani di Bumi Industri Bupati Sambari naik mesin pemanen padi. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

Belum lagi, adanya penambahan lahan pertanian (ekstensifikasi). Tahun ini, total luas area pertanian di Gresik mencapi 67.900 hektar. Jumlah itu naik dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 67.197 hektar.

Tak hanya di sektor tanaman pangan, produksi perkebunan maupun hortikultura juga terus mengalami tren positif. Mulai dari jagung, kacang tanah, kedelai, dan sejumlah komoditas lainnya.

Di tengah makin menggeliatnya dunia industri. Sektor pertanian tetap merupakan salah satu kunci sebagai penyangga utama ekonomi di Gresik. ”Karena itu, tekad saya perkembangan industri jangan sampai menggerus sektor pertanian,” kata Sambari serius.

Untuk mewudjudkannya, Pemkab Gresik melakukan pemetaan kawasan yang dituangkan dalam Rencana Tata ruang Wilayah (RTRW). "Lahan produktif tidak boleh digunakan untuk aktivitas di luar pertanian," paparnya.

Sambari menginstruksikan pemanfaatan lahan-lahan tidur menjadi area pertanian/perkebunan. Realisasi instruksi inilah yang menjadi salah satu faktor bertambahnya jumlah lahan pertanian (ekstensifikasi) di Gresik.

Ada keinginan Sambari dan Wabup Moh. Qosim untuk merehabilitasi lahan-lahan eks tambang yang sampai saat ini belum tergarap. Penyebabnya, lahan tersebut belum direhabilitasi. Dia juga merencanakan pemanfataan lahan eks tambang kapur.

Menurutnya, lahan itu bisa direhabilitasi dengan cara reklamasi, yaitu diuruk dengan tanah subur. ”Metode itu bisa diterapkan untuk lahan-lahan di perbukitan kapur. Jika ditata ulang, lahan eks tambang itu sangat potensial untuk pertanian. Memang tidak mudah. Mengingat, kewenangan di bidang pertambangan tidak ada pada kami. Saya berharap, lahan-lahan baru yang ada itu tetap bisa berproduksi kontinyu,” kata pejabat lulusan sarjana Pertanian ini.

Upaya lain, tambah Sambari, yaitu kecukupan dan stabilitas harga pupuk. “Kami harap semuanya harus mendukung kebijakan program ini. Mulai dari intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi pertanian hingga rehabilitasi lahan, karena sejak awal kami sudah sepakat bahwa sektor pertanian adalah harga mati untuk dikembangkan,” pungkas Sambari. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO