Dua rumah terdampak longsor paling ramah di Dusun Barurejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 10 titik di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, kabupaten Blitar longsor setelah diguyur hujan semalam. Akibat longsor tersebut sebanyak 9 rumah milik warga mengalami kerusakan. Dua di antaranya, yakni rumah Hadi Sumayar dan Panggih yang terletak di RT 01 RW 02 Dusun Barurejo, mengalami kerusakan yang cukup parah.
Bahkan pemilik rumah Hadi Sumayar mengalai luka-luka di sekujur tubuhnya, akibat tebing setinggi 15 meter longsor menghantam rumah keduanya saat ia dan keluarganya sedang terlelap tidur.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Hari Budi Setyawan Kepala Desa Krisik mengatakan, longsor terjadi Rabu (6/12) malam sekitar pukul 23.00 wib setelah sebelumnya hujan deras mengguyur desa Krisik.
"Ada sepuluh titik, namun yang paling parah di rumah Hadi Sumayar dan Panggih di RT 1 RW 2 Desa Barurejo. Longsoran tebing setinggi 15 meter membuat dinding jebol dan material longsor menimbun rumah," ungkap Hari Budi Setyawan, Jumat (8/12).
Hari Budi Setyawan menjelaskan, selain merusak rumah Hadi Sumayar dan Panggih, longsor juga merusak rumah warga lainnya. Beberapa bagian rumah warga di beberapa di Desa Krisik bahkan ikut ambrol bersama longsoran.
"Paling parah dirumah Hadi Sumayar dan Panggih ini, namun di titik lain ada juga merusak rumah warga. Ada yang dapurnya ambrol ke bawah ikut terbawa longsor," jelas dia.
Berdasarkan pengakuan korban Hadi Sumayar, longsor datang secara tiba-tina setelah hujan deras. Saat itu ia dan keluarganya sedang tidur, kemudian longsoran tanah dari tebing setinggi 15 meter menghantam rumah tepat di bagian kamar tidurnya.
Ia mengaku sempat ketakutan dan bingung mencari bantuan, namun karena malam hari tidak ada pertolongan yang datang.
"Setelah hampir pagi baru ada bantuan. Uni badan saya sempat luka-luka namun sudah mendingan karena sudah berobat ke Puskesmas," tutur Hadi Sumayar. (ina/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






