Bantu Mantan Napiter, Polres Lamongan Beri Alat Pencabut Bulu Ayam

Bantu Mantan Napiter, Polres Lamongan Beri Alat Pencabut Bulu Ayam

Disisi lain, Toni yang kini tinggal di Kecamatan Glagah ini menyampaikan rasa terimakasihnya atas bantuan alat bubut bulu ayam yang diberikan sebagai penunjang usahanya untuk berjualan ayam.

"Saya berterimakasih, dan merasa senang, semoga alat bantuan ini bisa membantu pekerjaan saya yang selama ini ribet karena harus bolak-balik Lamongan - Glagah hanya untuk mbubuti ayam," ucap Toni.

Ia mengaku, usahanya berdagang daging ayam ini sempat terhenti ketika ia harus ditangkap Densus 88 dan mendekam di tahanan selama lebih kurang 2 tahun.

"Saat itu dalam sehari bisa habis 25 ekor ayam," kata Toni yang berharap agar setelah menerima bantuan alat ini usahanya bisa lebih maksimal lagi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian Ali Fauzi mengaku senang karena Toni sudah bisa move on dan memulai usaha wirausahanya. 

"Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh ini bisa menjadi contoh kegiatan deradikalisasi bagi Polres lainnya di Indonesia," kata Ali Fauzi. (qom/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO