Tonny Setyo Nugroho.
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dua tahun menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi, rencana pembangunan museum Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kabupaten Pacitan masih belum jelas. Sampai detik ini, pelaksanaan tender proyek senilai Rp 56 miliar dari Kementerian PU tersebut tak kunjung dilaksanakan.
Kasie Tata Bangunan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Pacitan Tonny Setyo Nugroho mengatakan, bahwa rencana pembangunan museum tersebut terabaikan sejak pergantian rezim pemerintahan.
BACA JUGA:
- BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami
- Pacitan Berpotensi Gempa Megathrust, ini Penjelasan BMKG
- Tinjau Hasil Rekonstruksi Talud di Pacitan, Gubernur Jatim Disambut Ucapan Terima Kasih dari Warga
- Oknum Anggota Polres Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Wanita, Kabid Humas Polda: Sudah Ditahan
"Kita nggak tahu apa persoalannya, sehingga proyek yang sudah direncanakan sejak awal tak namun kunjung ada kejelasan," ujar Tonny yang saat ini tengah berada di Jakarta dalam rangka rapat dinas, Senin (30/4).
Menurut Tonny, semua perencanaan sudah dilakukan. Mulai titik lokasi pembangunan sampai detail engineering design (DED) sudah dipersiapkan. "Hanya tinggal pelaksanaan tender di Kementerian PU yang sampai detik ini tak ada kepastian," jelasnya.
Terkait hal itu, pihaknya tak bisa berbuat lebih kecuali hanya sebatas melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. "Sepenuhnya itu ranah Kementerian PU. Sehingga kami hanya sebatas menunggu. Dilaksanakan atau tidak, pemerintah pusat yang punya kewenangan memutuskan," tandasnya. (yun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




