Presiden Jokowi saat turun dari mobil dinas dan membagikan buku.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Presiden RI Joko Widodo melakukan lawatan ke Pasuruan, sebelum menuju lokasi proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan jalan tol Paspro (Pasuruan Probolinggo). Jokowi menyempatkan menyapa masyarakat dan ratusan siswa yang sudah lama menunggu, bahkan sempat membagikan buku.
"Kok gak disempatkan mudun po'o. diluk ae," kata seorang ibu yang sedang menggendong bayinya ketika melihat Presiden Jokowi melambaikan tangannya, Sabtu (12/5).
BACA JUGA:
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- KPK Dianggap Tak Masuk Akal, Mahfud MD: Jika Mau Selidiki Dugaan Mark up Whoosh Tak Perlu Laporan
- DPD PSI Gresik Klaim Sejumlah Kader Partai Siap Bergabung
- Wow! Jokowi Targetkan PSI Raih 30 Kursi DPR, Butuh Dana Rp 2,5 Triliun
Kesan simpatik terhadap Jokowi juga tersiratnya dari pengguna jalan yang terhenti pengamanan. Panas terik matahari tampak tak dirasakan. Hal itu terlihat saat mereka ikut melambaikan ke arah Jokowi.
Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Pasuruan juga tampak memadati jalan di sepanjang jalan Balai kota Pasuruan. Mereka terlihat sangat antusias dan kian bersemangat ketika Presiden membagikan buku.
“Ayo belajar," kata Presiden Jokowi singkat pada siswa yang menunggunya.
Presiden Jokowi juga sempat berhenti di depan Kantor DPRD Kota Pasuruan untuk menyapa masyarakat, sekaligus membagikan buku “Ayo Belajar” miliknya, khususnya kepada para siswa siswi yang sudah sejak pagi menunggu kedatangan Presiden untuk melihat secara langsung.
Sebelum masuk wilayah Pasuruan Kota, rombongan Presiden Jokowi berhenti Istrirahat dan makan siang di Rumah Makan Nikmat Rasa, Keraton. Kemudian, Presiden Jokowi melanjutlan perjalanan masuk kota Pasuruan. Rute ke Ponpes Bayt Al- Hikmah, di Jl. Patiunus Bugulkidul Kota Pasuruan.
Setelah itu Presiden Jokowi menuju GOR Sasana Krida penyerahan sertifikat tanah. Berikutnya,Presiden Jokowi meninjau Lokasi PSN Tol Pasuruan – Probolonggo. Hal yang bakal dikaji terkait progres pelaksaan. (par/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






