Ratusan massa relawan Jokowi menggelar aksi teatrikal dengan membawa keranda jenazah di kantor PT PJB. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ratusan massa relawan Jokowi yang menamakan diri Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Koordinator Daerah Jawa Timur menggelar demo di kantor Pembangkit Jawa-Bali atau PJB, di Ketintang.
Dalam aksinya mereka membawa keranda jenazah sebagai simbol seringnya terjadi pemadaman listrik oleh PLN dan masih banyak daerah di Madura yang belum teraliri listrik. Mereka juga mempertanyakan pengerjaan proyek 35 ribu megawatt yang dinilai tidak maksimal.
BACA JUGA:
- Polsek Tegalsari Dibakar Massa, Polisi: Tak Ada Korban Jiwa
- Gubernur Khofifah dan Ratusan Ojol Gelar Tahlil Kubro untuk Affan Kurniawan di Surabaya
- Aksi Demonstrasi di Surabaya Mencekam: Sejumlah Pos Polisi dan Polsek Dibakar Massa
- Demo di Surabaya Meluas Hingga Jalan Basuki Rahmat, Massa Aksi Bakar Barier dan Tembakkan Petasan
Massa berkumpul di depan gedung PJB sekira pukul 10.00 WIB. Dua atribut bertulisan Laskar Rakyat Jokowi serempak mereka tunjukkan, yakni pada kaus yang dipakai dan bendera kecil. Pendemo juga mengusung perangkat keranda. Lebih dari satu jam mereka berorasi menyampaikan tuntutannya.
"Program 35 ribu megawatt listrik untuk Indonesia adalah bentuk komitmen pemerintahan Presiden Jokowi untuk menciptakan kemandirian di bidang energi. Laskar Rakyat Jokowi konsisten mendukung program itu," kata Koordinator Laskar Rakyat Jokowi Jatim, Subeli Hantono, Senin (2/7).
Empat hal disuarakan pendemo. Di antaranya ialah desakan pihak PJB agar konsisten menjaga martabat RI di mata internasional, karena program ini melibatkan peserta tender dari dari negara-negara luar.
"Jika ada oknum pejabat yang terindikasi bermain mata dengan corporate untuk kepentingan pribadi atau kelompok, perlu diproses," kata Subeli.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




